Bursa AS Turun karena Suku Bunga Setelah Laporan Pekerjaan
Sabtu, 8 Oktober 2022 | 05:26 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street jatuh pada Jumat (7/10/2022) karena para trader merespons laporan pekerjaan September, yang menunjukkan tingkat pengangguran terus menurun sehingga memicu kenaikan suku bunga.
Dow Jones Industrial Average turun 630,15 poin, atau 2,1%, menjadi 29.296,79. S&P 500 kehilangan 2,8% menjadi 3.639,66. Nasdaq Composite turun 3,8% menjadi 10.652,41, kurang 1% di atas level terendah tahun ini.
Pelemahan bursa AS Jumat memangkas kenaikan kenaikan minggu ini. Rata-rata indeks utama utama bursa AS mengakhiri pekan ini menguat, tetapi mengembalikan sebagian besar keuntungan. Dow naik 2% untuk minggu ini, sementara S&P bertambah 1,5%. Adapun Nasdaq bertambah 0,7%.
Ekonomi AS menambahkan 263.000 pekerjaan pada September, sedikit di bawah perkiraan Dow Jones sebesar 275.000, demikian data pemerintah Jumat. Namun tingkat pengangguran berada pada 3,5%, turun dari 3,7% di bulan sebelumnya sebagai tanda bahwa gambaran pekerjaan terus menguat bahkan ketika Federal Reserve (The Fed) memperlambat ekonomi dengan kenaikan suku bunga untuk membendung inflasi.
"Sementara data pekerjaan seperti yang diharapkan, penurunan tingkat pengangguran tampaknya menjadi obsesi pasar karena apa artinya bagi The Fed," kata Kepala Investasi Bleakley Financial Peter Boockvar.
Penurunan tingkat pengangguran memicu kenaikan suku bunga, yang pada gilirannya membebani saham. Imbal hasil Treasury 2-tahun naik 6 basis poin menjadi 4,316%. (1 basis poin sama dengan 0,01%.)
Saham Advanced Micro Devices di bursa AS jatuh setelah produsen chip itu memperingatkan pendapatan kuartal ketiga akan turun dari yang diperkirakan. Saham Levi Strauss melemah menyusul revisi target perusahaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




