ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Disney Kembali Lakukan PHK Massal Gelombang Kedua

Selasa, 25 April 2023 | 09:13 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
The Walt Disney Company.
The Walt Disney Company. (Istimewa)

Miami, Beritasatu.com - Walt Disney Co kembali memulai gelombang kedua PHK massal karyawannya pada Senin (24/4/2023) yang melibatkan ribuan pekerja. PHK Massal gelombang kedua ini dilakukan, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi total 7.000 karyawan demi menghemat biaya US$ 5,5 miliar, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Perusahaan industri hiburan ini akan memangkas "beberapa ribu" pekerjaan hingga Kamis (27/4/2023), dengan putaran terakhir pengurangan sehingga jumlah total PHK massal menjadi 4.000 karyawan, kata pejabat Disney.

PHK massal ini akan terjadi di seluruh segmen bisnis perusahaan, termasuk Disney Entertainment, ESPN dan Disney Parks, Experiences and Products, menurut sumber, tetapi diperkirakan tidak akan memengaruhi pekerja garis depan per jam yang dipekerjakan di taman dan resor.

ADVERTISEMENT

Sebuah memo internal yang dilihat oleh Reuters mengatakan pemberitahuan PHK massal akan berlanjut selama beberapa hari ke depan.

"Tim kepemimpinan senior telah bekerja dengan rajin untuk menentukan organisasi masa depan kami, dan prioritas terbesar kami adalah melakukan ini dengan benar, daripada menyelesaikannya dengan cepat," tulis wakil ketua Disney Entertainment Alan Bergman dan Dana Walden dalam memo kepada staf.

"Kami menyadari bahwa ini merupakan periode ketidakpastian dan terima kasih atas pengertian dan kesabaran Anda," kata mereka.

Disney mengumumkan rencana pemberhentiannya pada bulan Februari, bersamaan dengan reorganisasi yang mengembalikan pengambilan keputusan kepada para eksekutif kreatifnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan pendekatan yang lebih ramping untuk bisnisnya.

Industri hiburan telah berhemat sejak awal merangkul streaming video, ketika perusahaan media yang mapan kehilangan miliaran saat mereka meluncurkan pesaing ke Netflix Inc.

Perusahaan media mulai membatasi pengeluaran ketika Netflix membukukan kehilangan pelanggan pertamanya dalam satu dekade di awal tahun 2022, dan mulai memprioritaskan keuntungan daripada pertumbuhan pelanggan.

Pada 27 Maret, Disney mulai memberi tahu karyawan yang terkena dampak pengurangan tenaga kerja, dan mengatakan putaran kedua PHK massal yang lebih besar akan menyusul pada bulan April. Putaran ketiga diantisipasi sebelum awal musim panas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Laba Merosot, Porsche Bakal PHK Massal 500 Pekerja

Laba Merosot, Porsche Bakal PHK Massal 500 Pekerja

OTOTEKNO
Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

EKONOMI
Buruh Desak Pemerintah Tekan PHK Massal dan Ciptakan Pekerjaan Layak

Buruh Desak Pemerintah Tekan PHK Massal dan Ciptakan Pekerjaan Layak

EKONOMI
Ekonomi Global Tak Pasti, Menaker Siapkan Sistem Peringatan Dini PHK

Ekonomi Global Tak Pasti, Menaker Siapkan Sistem Peringatan Dini PHK

EKONOMI
Laba Jeblok, Volkswagen Bakal PHK Massal 50.000 Pekerjaan

Laba Jeblok, Volkswagen Bakal PHK Massal 50.000 Pekerjaan

EKONOMI
Migrasi AI, Morgan Stanley PHK Massal 2.500 Karyawan

Migrasi AI, Morgan Stanley PHK Massal 2.500 Karyawan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon