ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ibu Negara Iriana Desak Akses Kemanusiaan di Gaza Dibuka

Minggu, 5 November 2023 | 11:08 WIB
RH
FB
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: FMB
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Oktober 2023.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Oktober 2023. (BPMI Setpres)

Jakarta, Beritasatu.com - Ibu Negara Iriana meminta krisis kemanusiaan antara Israel dan Palestina yang memakan ribuan korban jiwa, terutama anak-anak, perempuan dan warga sipil segara dihentikan dan akses masuk menuju Gaza dibuka agar bantuan kemanusiaan bisa didistribusikan.


"Saya sungguh berharap kekerasan dapat dihentikan, perang dapat diakhiri, akses bantuan kemanusiaan dapat dibuka, dan mari bersama kita bantu saudara-saudara kita di Palestina," kata Iriana dalam keterangannya, Minggu (5/11/23).


Iriana mengatakan dirinya sedih dan turut mendoakan korban jiwa di Palestina. 
 

ADVERTISEMENT


"Sebagai perempuan, sebagai ibu saya sangat sedih melihat situasi ini. Saya tidak bisa membayangkan derita anak anak yang tidak berdosa yang harus yang harus menghadapi kenyataan seberat ini," ucapnya.


"Anak-anak dan perempuan saat ini sudah banyak yang kehilangan nyawa di Gaza. Sebagian besar adalah warga sipil yang tidak berdosa. kehidupan di Gaza juga semakin sulit. Akses air bersih listrik dan makanan juga sangat terbatas," imbuhnya.


Iriana mengajak agar semua orang bisa hidup berdampingan secara damai dan menghindari permusuhan. Semua itu demi masa depan dunia yang lebih baik.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas bantuan Indonesia untuk rakyat Palestina dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/11/2023). Sebanyak 51,5 ton bantuan dengan nilai Rp 24,1 miliar berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan kebutuhan yang disesuaikan akan dikirim ke Gaza, Palestina lewat Bandara El Arish Mesir.

"Ini merupakan wujud solidaritas Indonesia, wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan karena tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza tidak dapat diterima dan harus segera mungkin untuk dihentikan, kita harapkan akan semakin banyak bantuan dari masyarakat dan dunia usaha," kata Jokowi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

300 Wartawan Tewas, PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis

300 Wartawan Tewas, PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis

INTERNASIONAL
Tim Relawan Indonesia Bersiap Mulai Misi Kemanusian ke Gaza via Darat

Tim Relawan Indonesia Bersiap Mulai Misi Kemanusian ke Gaza via Darat

INTERNASIONAL
Kemenlu RI Kecam Spanduk Israel di RS Indonesia Gaza

Kemenlu RI Kecam Spanduk Israel di RS Indonesia Gaza

INTERNASIONAL
Angelina Jolie Ungkap Kisah Nyata Kehidupan Pilu Warga di Gaza

Angelina Jolie Ungkap Kisah Nyata Kehidupan Pilu Warga di Gaza

LIFESTYLE
Baznas Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Gaza

Baznas Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Gaza

INTERNASIONAL
Prabowo Tegaskan TNI Dikirim ke Gaza Bukan untuk Lucuti Senjata Hamas

Prabowo Tegaskan TNI Dikirim ke Gaza Bukan untuk Lucuti Senjata Hamas

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon