ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gelombang Tsunami Terjadi di Korea Selatan setelah Gempa di Jepang

Senin, 1 Januari 2024 | 20:39 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Penjaga pantai Korea Selatan mengawasi kemungkinan perubahan permukaan laut di pantai di Gangneung, Senin, 1 Januari 2024, setelah terjadinya gempa dan tsunami di Jepang.
Penjaga pantai Korea Selatan mengawasi kemungkinan perubahan permukaan laut di pantai di Gangneung, Senin, 1 Januari 2024, setelah terjadinya gempa dan tsunami di Jepang. (AP/AP)

Seoul, Beritasatu.com - Otoritas cuaca di Korea Selatan melaporkan, pada Senin (1/1/2023) malam, pihaknya telah mengamati adanya gelombang tsunami di bagian timur negara itu, setelah terjadi gempa bumi di Jepang. Mereka mengatakan, tsunami setinggi 45 centimeter terpantau di sebuah kota di Provinsi Gangwon di Laut Jepang, dan gelombang setinggi 30 centimeter mencapai kota lain di provinsi yang sama.

Pihak berwenang mengatakan, kemungkinan gelombang yang lebih besar bisa datang dan berlangsung lebih lama. Lembaga penyiaran publik negara itu mendesak masyarakat di wilayah pesisir untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Selain Korea Selatan, Rusia juga mengeluarkan status peringatan tsunami di wilayah timur jauh negaranya. Pihak berwenang di kota Vladivostok dan Nakhodka di timur jauh Rusia mendesak warga di sana untuk tetap waspada.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang (JMA), pada Senin malam telah menurunkan status peringatan tsunami besar di Prefektur Ishikawa di Jepang tengah menjadi peringatan tsunami. Meski demikian, JMA tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Peringatan tsunami tetap berlaku di Prefektur Niigata, Toyama, Yamagata, Fukui dan Hyogo. 

Badan tersebut mengatakan, gempa magnitudo (M) 7,6 skala telah melanda Prefektur Ishikawa tak lama setelah pukul 4 sore waktu setempat. Gempa dengan intensitas mencapai skala 7 diprediksi masih bisa terjadi selama sekitar satu minggu, dan terutama selama dua atau tiga hari ke depan.

Sejumlah wilayah di pesisir Jepang dilaporkan dilanda gelombang tsunami. Kota Wajima di Prefektur Ishikawa dilaporkan terjadi gelombang tsunami setinggi lebih dari 1,2 meter pada pukul 16.21 waktu setempar setelah gempa.

Kota Kanazawa di Prefektur Ishikawa dilaporkan gelombang tsunami 90 centimeter (cm). Kota Toyama di Prefektur Toyama melaporkan tsunami setinggi 80 cm. Kota Sakata di Prefektur Yamagata juga mengalami tsunami setinggi 80 cm.

Pelabuhan Setana di Hokkaido melaporkan tsunami setinggi 60 cm. Pulau Okushiri di prefektur yang sama melaporkan tsunami setinggi 50 cm. Pelabuhan Kashiwazaki di Prefektur Niigata dan Pulau Tobishima di lepas kota Sakata di Prefektur Yamagata melaporkan tsunami setinggi 40 cm.

Kota Toyooka di Prefektur Hyogo dan Kota Tsuruga di Prefektur Fukui juga mengalami tsunami setinggi 40 cm.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jepang-Korsel Hadiri Rapat Global Soal Krisis Keamanan Selat Hormuz

Jepang-Korsel Hadiri Rapat Global Soal Krisis Keamanan Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Kunjungan Menteri Pertahanan Jepang di Jakarta

Kunjungan Menteri Pertahanan Jepang di Jakarta

MULTIMEDIA
Sjafrie dan Menhan Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan Hari Ini

Sjafrie dan Menhan Jepang Teken Kerja Sama Pertahanan Hari Ini

NASIONAL
Jepang Darurat! Kebakaran Hutan Meluas, Ribuan Orang Dievakuasi

Jepang Darurat! Kebakaran Hutan Meluas, Ribuan Orang Dievakuasi

INTERNASIONAL
BMKG Jepang Peringatkan Potensi Gempa Lebih Besar dari Magnitudo 7,5

BMKG Jepang Peringatkan Potensi Gempa Lebih Besar dari Magnitudo 7,5

INTERNASIONAL
Gengsi Tetap Jalan! Trik Gen Z Jepang Patungan Beli Mobil Mewah

Gengsi Tetap Jalan! Trik Gen Z Jepang Patungan Beli Mobil Mewah

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon