Data The Fed Dilaporkan Dibobol Hacker Grup Lockbit 3.0
Rabu, 26 Juni 2024 | 20:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Data The Federal Reserve (The Fed), bank sentral Amerika Serikat (AS), dilaporkan dibobol oleh grup ransomware LockBit 3.0. Sebanyak 33 terabyte (TB) data diklaim grup itu telah diambil.
Melansir Antara, kelompok itu mengungkapkan melalui unggahan di dark web dan mengancam membocorkan data yang mereka peroleh jika pihak terkait tidak memberikan tebusan.
Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa data yang dicuri mencakup informasi dan data pelanggan di 12 kota di AS.
Tiga lembaga pemerintah terkait dihubungi untuk dimintai tanggapan berkenaan dengan klaim serangan LockBit 3.0 terhadap sistem The Fed, tetapi hanya FBI yang merespons dan menyatakan menolak memberikan tanggapan.
Grup LockBit 3.0 pernah menyerang berbagai organisasi global, termasuk perusahaan multinasional, rumah sakit, sekolah, organisasi nirlaba, serta lembaga pemerintah.
Kelompok ini biasa melakukan serangan menggunakan skema doxware, pencurian data yang disertai ancaman publikasi.
The Red Hot Cyber, komunitas yang fokus pada teknologi dan keamanan, dalam unggahan di situs webnya menyampaikan bahwa kelompok ransomware dikenal suka menjalankan taktik perundingan agresif, sering kali minta tebusan besar untuk mencegah publikasi data curian.
The Fed yang bertanggung jawab mengawasi kebijakan moneter negara, mengatur bank, dan menjaga stabilitas keuangan, merupakan komponen penting dalam infrastruktur keuangan AS.
Jika klaim serangan grup ransomware LockBit 3.0 benar, The Red Hot Cyber menyampaikan, maka pengungkapan informasi sensitif dalam jumlah besar dapat menimbulkan konsekuensi buruk bagi privasi individu, stabilitas keuangan, hingga keamanan nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




