ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sebut Iran Ingin Bunuh Trump, PM Israel Kian Panaskan Situasi

Senin, 16 Juni 2025 | 09:07 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Perdana Menteri Israel Netanyahu menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai ancaman utama bagi pengembangan program nuklir Iran.
Perdana Menteri Israel Netanyahu menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai ancaman utama bagi pengembangan program nuklir Iran. (Antara/Antara)

Tel Aviv, Beritasatu.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan, Iran menganggap Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebagai ancaman terhadap program pengembangan nuklir mereka.

Hal ini disampaikan Netanyahu dalam wawancara eksklusif dengan Fox News yang disiarkan pada Minggu (15/6/2025) malam. Ia menyebut,  ketegasan Trump terhadap Iran menjadikannya sebagai target utama bagi Iran dan pihak Iran secara aktif berupaya untuk membunuh orang nomor satu di Amerika tersebut.

"Mereka (Iran) ingin membunuh Trump, dia musuh nomor satu. Trump pemimpin yang tegas. Dia tidak pernah mengambil jalan yang ditempuh orang lain untuk mencoba berunding dengan mereka dengan cara yang lemah,” kata Netanyahu kepada Fox News dalam tayangan khusus Special Report, dikutip pada Senin (16/6/2025).

ADVERTISEMENT

Netanyahu menyebut Trump berani membatalkan kesepakatan nuklir Iran yang ia anggap cacat. Selain itu, Trump  disebut-sebut juga memerintahkan operasi militer yang menewaskan Jenderal Qasem Soleimani pada 3 Januari 2020.

“Dia (Trump) membunuh Qasem Soleimani. Trump sudah menjelaskan dengan sangat jelas kalau Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir yang artinya mereka tidak dapat memperkaya uranium. Ketegasan itulah yang membuat Trump menjadi musuh utama Iran,” ujar Netanyahu.

Dalam wawancara yang sama, Netanyahu juga sempat mengungkapkan dirinya menjadi target serangan rudal Iran. Sebuah rudal disebut pernah ditembakkan ke arah kediaman pribadinya dan nyaris mengenai jendela kamar tidurnya.

“Saya bisa dibilang sebagai ‘mitra junior’ Presiden Donald Trump dalam menghadapi ambisi nuklir Iran,” imbuhnya.

Terkait serangan udara yang dilancarkan Israel sejak Jumat (13/6/2025) Netanyahu menegaskan hal tersebut karena Israel saat ini menghadapi ancaman. Oleh karena itu pihaknya tidak memiliki pilihan selain bertindak tegas.

“Kami menghadapi ancaman langsung, ganda, dan eksistensial. Inilah saatnya kami bertindak,” pungkas Netanyahu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Serang Fasilitas Gas Iran, Netanyahu Akui Beda Pendapat dengan Trump

Serang Fasilitas Gas Iran, Netanyahu Akui Beda Pendapat dengan Trump

INTERNASIONAL
Trump dan Netanyahu Seret China untuk Serang Ekonomi Iran

Trump dan Netanyahu Seret China untuk Serang Ekonomi Iran

INTERNASIONAL
Alasan Kenapa Kamera Ponsel Netanyahu Sengaja Ditutup Stiker Merah

Alasan Kenapa Kamera Ponsel Netanyahu Sengaja Ditutup Stiker Merah

INTERNASIONAL
Netanyahu Setuju Israel Ekspor Gas Bernilai Rp 584,3 T ke Mesir

Netanyahu Setuju Israel Ekspor Gas Bernilai Rp 584,3 T ke Mesir

INTERNASIONAL
Netanyahu Puji AL Israel Usai Sukses Bajak Kapal Global Sumud Flotilla

Netanyahu Puji AL Israel Usai Sukses Bajak Kapal Global Sumud Flotilla

INTERNASIONAL
Netanyahu Susun Rencana Gencatan Senjata Baru Jelang Bertemu Trump

Netanyahu Susun Rencana Gencatan Senjata Baru Jelang Bertemu Trump

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT