Trump dan Netanyahu Seret China untuk Serang Ekonomi Iran
Senin, 16 Februari 2026 | 13:15 WIB
Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk ikut menyeret China dalam upaya keduanya menekan ekonomi Iran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara AS dan Israel di Gedung Putih pada Rabu (11/2/2026).
Dilaporkan surat kabar Axios, mengutip dua pejabat AS yang mendapat pengarahan terkait pembahasan tersebut, langkah yang disepakati berupa upaya AS untuk mengurangi ekspor minyak Iran ke China.
“Kami sepakat akan mengerahkan kekuatan penuh dengan tekanan maksimum terhadap Iran. Misalnya, terkait penjualan minyak Iran ke China,” ujar dua pejabat AS, dikutip dari Arab News, Senin (16/2/2026).
China diketahui menyumbang lebih dari 80% ekspor minyak Iran. Karena itu, setiap pengurangan perdagangan minyak ke China berpotensi menurunkan pendapatan utama Iran dari sektor energi.
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri China belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar media mengingat saat ini sedang momen libur nasional untuk perayaan Tahun Baru Imlek.
Sebelumnya, pada pekan lalu para delegasi resmi AS dan Iran telah menggelar pembicaraan tidak langsung terkait kesepakatan nuklir antarkedua negara di Muscat dengan Oman sebagai mediator
Dialog ini dilakukan untuk menghidupkan kembali jalur diplomasi, setelah Trump mengerahkan armada kapal perangnya ke kawasan Timur Tengah sebagai persiapan kemungkinan operasi militer terhadap Iran selama beberapa pekan ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




