ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perang Iran dan Israel Bikin Rute Penerbangan ke Timur Tengah Batal

Senin, 23 Juni 2025 | 18:16 WIB
JS
JS
Penulis: Johnny Johan Sompotan | Editor: JJS
Ilustrasi Maskapai Penerbangan
Ilustrasi Maskapai Penerbangan (Beritasatu.com/Pixabay)

London, Beritasatu.com - Konflik Iran dan Israel membawa dampak bagi penerbangan dunia. Pasalnya, sejumlah maskapai penerbangan dunia membatalkan rute penerbangan menuju Timur Tengah.

Dilansir dari SCMP, Senin (23/6/2025), sejumlah maskapai penerbangan dunia membatalkan rute penerbangan menuju Timur Tengah, termasuk ke Qatar dan Dubai.

Pembatalan sejumlah maskapai penerbangan dunia ke Timur Tengah itu terjadi setelah Amerika Serikat memutuskan untuk menyerang tiga pusat nuklir di Iran dan Teheran.

ADVERTISEMENT

Rute Timur Tengah menjadi sektor jalur penerbangan antara Eropa dan Asia sejak wilayah udara Rusia dan Ukraina ditutup karena perang.

Berdasarkan pelacakan rute penerbangan dari Flightradar24, menunjukkan ruang kosong di langit Iran, Irak, Suriah, dan Israel sejak konflik Iran dan Israel dimulai.

Singapura Airlines, salah satu maskapai penerbangan dunia yang terkenal di Asia terpaksa membatalkan seluruh jadwal penerbangan dari Singapura ke Dubai karena faktor keamanan.

Selain Singapura Airlines, ada pula British Airways yang berbasis di London juga membatalkan rute penerbangan ke Dubai dan mengalihkan rutenya tersebut ke Zurich setelah mencapai wilayah udara di Arab Saudi.

British Airways itu juga membatalkan penerbangan ke Doha, Qatar dan menghentikan seluruh rute menuju Bahrain hingga situasi dinyatakan aman. Menurut penerbangan Inggris itu, keselamatan penumpang menjadi hal utama.

Berikutnya, ada Air France dan KLM yang turut membatalkan penerbangan dari dan ke Dubai dan Riyadh. Beberapa maskapai penerbangan Amerika dan Eropa juga sudah menghentikan sementara penerbangan ke Uni Emirat Arab dan Qatar setelah Israel membombardir Iran.

Langkah tersebut semakin menyoroti kekhawatiran yang berkembang di sebagian Timur Tengah yang biasanya dianggap aman dan terlindungi dari diskolasi regional.

Selain faktor kemanan, maskapai penerbangan juga mengkhawatirkan tentang potensi lonjakan harga minyak setelah serangan Amerika ke Iran yang bisa meningkatkan biaya bahan bakar pesawat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Langit Israel Dipenuhi Gagak, Benarkah Tanda Kiamat Versi Alkitab?

Langit Israel Dipenuhi Gagak, Benarkah Tanda Kiamat Versi Alkitab?

INTERNASIONAL
Diklaim Israel Tewas, Ali Larijani Tiba-tiba Unggah Status di Medsos

Diklaim Israel Tewas, Ali Larijani Tiba-tiba Unggah Status di Medsos

INTERNASIONAL
Serangan Rudal Iran Seberat 1 Ton ke Israel, Ini Fakta yang Terungkap

Serangan Rudal Iran Seberat 1 Ton ke Israel, Ini Fakta yang Terungkap

INTERNASIONAL
Rudal Iran Tembus Iron Dome Israel, Ini Rahasia Teknologinya

Rudal Iran Tembus Iron Dome Israel, Ini Rahasia Teknologinya

INTERNASIONAL
Wamenlu Iran: Basis Pertahanan Amerika di Timur Tengah Kami Libas

Wamenlu Iran: Basis Pertahanan Amerika di Timur Tengah Kami Libas

INTERNASIONAL
AS Serang Fasilitas Nuklir Iran, Sikap Partai Demokrat Terbelah

AS Serang Fasilitas Nuklir Iran, Sikap Partai Demokrat Terbelah

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon