Debut di BRICS, Prabowo Serukan Perdamaian Dunia dan Reformasi
Senin, 7 Juli 2025 | 13:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia saat tampil perdana dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025) waktu setempat.
Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam sesi pleno forum internasional tersebut.
"Presiden menegaskan menolak perang dan penggunaan standar ganda," ungkap Airlangga.
Dalam pertemuan bertema "Strengthening Global South Cooperation for More Inclusive and Sustainable Governance", Presiden Prabowo menyuarakan dukungan Indonesia terhadap multilateralisme dan keadilan dalam tata kelola global. Ia juga menyerukan pentingnya peran negara-negara global south untuk mendapatkan representasi yang adil dalam lembaga internasional seperti PBB.
"Bapak Presiden sejalan dengan hampir seluruh peserta mendorong reformasi multilateral dan keterwakilan global south dalam tata kelola global, khususnya dalam institusi seperti PBB dan didorong agar kepemimpinan BRICS dapat mendorong kepemimpinan multilateral yang lebih adil," ucap Airlangga.
Prabowo juga mengangkat pentingnya semangat Konferensi Asia Afrika atau Bandung Spirit dalam memperjuangkan hak dan kepentingan negara-negara berkembang, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Menurutnya, BRICS harus menjadi kekuatan penyeimbang global yang konsisten menyuarakan kepentingan negara-negara selatan global.
Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Tata) menambahkan, dalam forum tersebut, para pemimpin BRICS menyoroti ketidakpastian global yang kian meningkat. Konsolidasi antarnegara berkembang, menurutnya, sangat penting untuk menjaga stabilitas internasional.
"Oleh karena itu, tadi semangatnya adalah bagaimana BRICS bisa berkontribusi untuk mendorong reformasi, untuk mendorong penguatan dari sistem multilateral itu sendiri," imbuh Tata.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




