Iran Laporkan Israel ke PBB atas Kejahatan Perang
Senin, 21 Juli 2025 | 13:10 WIB
Teheran, Beritasatu.com – Pemerintah Iran secara resmi mengajukan laporan kepada Dewan Keamanan PBB terkait dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel selama konflik militer yang berlangsung 12 hari pada bulan Juni lalu.
Dalam surat tertulis yang dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Presiden Dewan Keamanan Asim Iftikhar Ahmad, misi tetap Iran untuk PBB menyampaikan dokumen setebal puluhan halaman yang berisi daftar pelanggaran, termasuk serangan terhadap warga sipil, perempuan, dan anak-anak.
“Laporan ini merupakan dokumen komprehensif yang menggambarkan skala kejahatan agresi Israel terhadap rakyat Iran, dengan fokus pada korban sipil dan kehancuran infrastruktur vital,” tulis pernyataan resmi dari misi Iran, dilansir dari Antara, Senin (21/7/2025).
Dalam dokumen itu, Iran mengungkapkan bahwa serangan militer yang dimulai pada 13 Juni dini hari telah menyebabkan sedikitnya 1.100 korban jiwa, termasuk 132 perempuan dan 45 anak-anak.
Laporan juga mencatat bahwa serangan Israel menargetkan fasilitas sipil, termasuk rumah sakit anak, taman kanak-kanak, taman umum, kantor media, penjara, dan ambulans. Salah satu lokasi yang paling banyak memakan korban adalah Rumah Sakit Anak Hakim, tempat puluhan pasien dan tenaga medis dilaporkan tewas akibat ledakan.
Lebih lanjut, Iran menuduh serangan ini dilakukan dengan dukungan logistik dan politik dari beberapa negara besar.
“Tindakan Israel merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, Konvensi Jenewa, dan prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia internasional,” tegas misi Iran.
Iran juga menyampaikan laporan ini kepada UNICEF dan Perwakilan Khusus Sekjen PBB untuk Anak dan Konflik Bersenjata, sebagai bentuk permintaan perhatian khusus atas dampak konflik terhadap anak-anak.
Dalam seruan penutup, Iran mendesak Dewan Keamanan untuk menghentikan impunitas struktural Israel dan sekutunya, serta meminta tindakan nyata terhadap mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




