Ini Jenis Roket yang Digunakan Kamboja untuk Hantam Thailand
Jumat, 25 Juli 2025 | 11:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Konflik bersenjata di perbatasan Kamboja dan Thailand kembali memanas, menelan setidaknya 12 korban jiwa termasuk seorang anak berusia delapan tahun.
Dalam eskalasi ini, militer Kamboja diketahui menggunakan senjata berat, termasuk roket BM-21 dan RM-70, untuk menghadapi pasukan Thailand.
Menurut laporan Reuters, sedikitnya 14 orang terluka di tiga provinsi Thailand akibat pertempuran tersebut.
Korban terbanyak terjadi di Provinsi Si Sa Ket, di mana enam orang tewas setelah penembakan di sebuah pompa bensin. Artileri Kamboja bahkan dilaporkan mengenai rumah-rumah warga di Provinsi Surin.
Menteri Kesehatan Thailand, Somsak Thepsuthin, menyatakan bahwa serangan Kamboja, termasuk ke sebuah rumah sakit, patut dianggap sebagai kejahatan perang.
Hubungan kedua negara Asia Tenggara ini semakin memburuk sejak insiden pada Mei lalu yang menewaskan seorang tentara Kamboja.
Kekuatan Roket BM-21 dan RM-70

Dilansir dari laman Bangkok Post, Militer Kamboja mengandalkan sistem peluncur roket BM-21 Grad buatan Uni Soviet dan RM-70 asal Ceko.
Data Nation Thailand mencatat, Kamboja memiliki 463 unit Multiple Launch Rocket System (MLRS), menjadikan mereka cukup unggul dalam kekuatan tembakan beruntun.
BM-21 dan RM-70 dikenal mampu menembakkan roket kaliber 122mm secara cepat, efektif untuk menciptakan tekanan psikologis sekaligus merusak formasi musuh di area luas.
Meski bukan senjata presisi, sistem ini mampu menjangkau hingga 20 km, cukup untuk menghantam pos-pos militer Thailand di garis depan.
Thailand tercatat hanya memiliki 26 unit MLRS. Namun, mereka mengimbangi dengan 50 artileri swa-gerak dan 589 artileri derek yang lebih modern dan presisi.
Bahkan, Thailand mengerahkan jet tempur F-16 untuk menghancurkan basis komando Kamboja, menunjukkan perbedaan doktrin militer antara kedua negara.
Serangan Kamboja tidak bertumpu pada teknologi canggih, melainkan kuantitas tembakan. Dalam bentrokan terbaru, mereka melakukan pemboman berkelanjutan menggunakan artileri lapangan dan roket BM-21 secara serentak di enam lokasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




