Israel Masih Mengancam, Iran Siap Perang
Senin, 4 Agustus 2025 | 09:13 WIB
Teheran, Beritasatu.com - Panglima Angkatan Bersenjata Iran, Amir Hatami, menyatakan bahwa ancaman dari Israel masih berlangsung. Hal ini disampaikan Hatami pada Minggu (3/8/2025) seperti dilansir Reuters mengutip media resmi pemerintah Iran.
Pernyataan tersebut muncul setelah ketegangan antara Iran dan Israel meningkat pada Juni 2025 lalu, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran selama 12 hari. Teheran membalas dengan rentetan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel.
“Ancaman sekecil 1% harus dianggap sebagai ancaman 100%. Kita tidak boleh meremehkan musuh atau menganggap ancamannya telah usai,” ujar Hatami, seperti dikutip Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA).
Ia menegaskan bahwa kekuatan rudal dan drone milik Republik Islam Iran masih berdiri tegak dan siap untuk operasi.
Sebelumnya, pada Juli 2025 lalu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahwa negaranya akan kembali menyerang Iran jika merasa terancam.
Diketahui, perang antara Iran dan Israel menewaskan lebih dari 1.000 orang di pihak Iran, sementara serangan balasan Iran menewaskan sedikitnya 28 orang di Israel, berdasarkan laporan otoritas masing-masing negara.
Pada 22 Juni 2025, Amerika Serikat sekutu utama Israel melancarkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sejumlah fasilitas nuklir Iran di Fordow, Isfahan, dan Natanz. Hingga kini, tingkat kerusakan pada program nuklir Iran masih belum dapat dipastikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




