ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Sambut Baik Rencana Pertemuan Trump-Putin Terkait Ukraina

Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:10 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Philips Vermonte
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Philips Vermonte (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Indonesia menyambut positif rencana pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan digelar pada Jumat (15/8/2025).

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Philips Vermonte mengatakan selama pertemuan tersebut bertujuan untuk menciptakan perdamaian, khususnya terkait konflik di Ukraina, maka Indonesia memberikan dukungan.

“Selama mereka dapat mencapai jalan damai, Indonesia tentu akan menyambutnya dengan baik,” ujar Philips Vermonte dalam sesi diskusi diplomasi yang digelar bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jakarta, Rabu (13/8/2025) dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Philips menilai konflik yang tengah berlangsung di berbagai wilayah dunia seperti Palestina dan Ukraina merupakan tantangan serius bagi komunitas internasional, termasuk berdampak langsung terhadap Indonesia.

Ia menyatakan keyakinannya jika perang antara Rusia dan Ukraina dapat dihentikan, maka hubungan ekonomi Indonesia dengan kedua negara tersebut akan mengalami peningkatan, karena hambatan perdagangan akibat konflik bisa diatasi.

“Segala bentuk upaya menuju perdamaian adalah sekutu kita,” tegas Philips. 

Ia juga menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membina hubungan baik dengan seluruh negara, selama tetap sejalan dengan kepentingan nasional.

Sebelumnya, Gedung Putih dan Kremlin telah mengonfirmasi  Presiden Trump dan Presiden Putin dijadwalkan bertemu di Alaska pada 15 Agustus 2025.

Ajudan Presiden Rusia Yury Ushakov mengungkap utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff, sempat mengusulkan pertemuan trilateral antara Trump, Putin, dan Zelenskyy saat berkunjung ke Rusia. Namun, Rusia memilih agar fokus pertemuan kali ini tetap dalam format bilateral.

Presiden Putin sendiri tidak menutup kemungkinan untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di masa mendatang. Dia menegaskan beberapa prasyarat harus dipenuhi terlebih dahulu. Saat ini, menurutnya, kondisi tersebut belum cukup terpenuhi.

Sementara itu, menjelang pertemuan antara Trump dan Putin, Zelenskyy menegaskan ia tidak akan menyerahkan wilayah Ukraina kepada Rusia. Ia juga menyatakan keputusan apa pun yang menyangkut Ukraina dalam pertemuan tersebut harus melibatkan pihaknya secara langsung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

EKONOMI
Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

INTERNASIONAL
Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

INTERNASIONAL
Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

INTERNASIONAL
Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon