ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bertemu Trump-Zelenskyy, Pemimpin Eropa dan Sekjen NATO Bahas Ukraina

Senin, 18 Agustus 2025 | 17:16 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Presiden Donald Trump dan Voldymyr Zelenskyy
Presiden Donald Trump dan Voldymyr Zelenskyy (Ukrainian Presidential Press Service/Istimewa)

Washington, Beritasatu.com - Sejumlah pemimpin senior Eropa bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dijadwalkan bertolak ke Washington, Senin (18/8/2025), untuk menghadiri pembicaraan penting mengenai Ukraina dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Pertemuan tingkat tinggi ini akan dihadiri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, serta Sekjen NATO Mark Rutte.

Pemerintah Jerman menyebut pertemuan tersebut sebagai forum “pertukaran informasi” menyusul pertemuan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pekan lalu.

ADVERTISEMENT

“Kanselir Merz akan membahas upaya perdamaian terkini bersama para kepala negara dan pemerintahan, sekaligus menegaskan kepentingan Jerman pada tercapainya kesepakatan damai secepatnya,” ujar juru bicara pemerintah Jerman, Stefan Kornelius, sebagaimana dikutip dari Anadolu.

Menurut Kornelius, agenda utama pertemuan di Washington meliputi jaminan keamanan, isu teritorial, dukungan pertahanan bagi Ukraina, serta keberlanjutan sanksi terhadap Rusia.

Kepresidenan Finlandia juga mengonfirmasi keikutsertaan Presiden Alexander Stubb dalam pertemuan yang disebut sebagai “upaya perdamaian untuk Ukraina.”

Von der Leyen, lewat akun resmi di platform X, menyampaikan bahwa setelah menjamu Zelenskyy di Brussel dan menghadiri konferensi Coalition of the Willing pada Minggu (17/8/2025), ia langsung terbang ke Washington atas undangan Zelensky untuk bergabung dalam pembicaraan di Gedung Putih.

Selain itu, kehadiran Macron dan Meloni sudah dipastikan oleh Elysee Palace dan kantor berita Italia ANSA, sementara NATO mengonfirmasi partisipasi Rutte.

Dari London, Downing Street juga mengumumkan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut hadir. Starmer dan para mitra Eropa disebut “siap mendukung tahap lanjutan perundingan serta menegaskan kembali komitmen mendampingi Ukraina selama dibutuhkan.”

Pertemuan di Washington berlangsung tak lama setelah pertemuan tertutup selama 3 jam antara Trump dan Putin di Alaska, Jumat (15/8/2025).

Putin menyatakan bahwa dirinya dan Trump telah mencapai sebuah “pemahaman.” Sementara itu, Trump menegaskan, kini keputusan berada di tangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan para pemimpin Eropa.

“Banyak poin sudah disepakati. Tidak terlalu banyak yang tersisa, hanya satu atau dua hal signifikan, tetapi saya pikir bisa dicapai,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News seusai pertemuan bersejarah tersebut.

“Kini, semuanya bergantung pada Presiden Zelenskyy. Saya juga ingin mengatakan negara-negara Eropa harus lebih terlibat, tetapi keputusan ada pada Presiden Zelenskyy,” tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

Mengenal Kevin Warsh, Ketua Baru The Fed Pilihan Donald Trump

EKONOMI
Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

Xi Jinping kepada Trump: Bisakah China-AS Hindari Jebakan Thucydides?

INTERNASIONAL
Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

Xi Jinping Tegur Trump Soal Ancaman Konflik karena Isu Taiwan

INTERNASIONAL
Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

Sesi Pertama Pertemuan Trump dan Xi Jinping Berakhir Tanpa Bahas Iran

INTERNASIONAL
Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Bersaing

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon