Starlink Milik Elon Musk Dapat Izin Operasi Internet di Lebanon
Minggu, 14 September 2025 | 05:20 WIB
Lebanon, Beritasatu.com- Lebanon telah memberikan lisensi kepada Starlink milik Elon Musk untuk menyediakan layanan internet satelit di negara yang tengah dilanda krisis tersebut dan dikenal memiliki infrastruktur yang rapuh.
Dalam pengumuman yang disampaikan Menteri Informasi Paul Morcos. Ia mengatakan Starlink akan menyediakan layanan internet di seluruh Lebanon melalui satelit yang dioperasikan oleh SpaceX milik Elon Musk.
Keputusan ini muncul hampir tiga bulan setelah Elon Musk berbicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun melalui telepon dan menyampaikan minatnya untuk berkontribusi pada sektor telekomunikasi dan internet di Lebanon, dilansir dari AP News, Minggu (14/9/2025).
Sementara itu, pemerintah telah menunjuk badan pengatur untuk sektor kelistrikan dan telekomunikasi negara. Penunjukan badan pengatur untuk sektor kelistrikan Lebanon selama ini telah menjadi tuntutan utama organisasi-organisasi internasional, disebut-sebut seharusnya telah dilakukan lebih dari 20 tahun lalu, tetapi telah terjadi penundaan berulang kali oleh otoritas negara.
Dengan penunjukkan badan pengatur sektor kelistrikan, menandai reformasi penting bagi sektor yang menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar per tahun di Lebanon.
Sebelumnya, selama puluhan tahun Lebanon menghadapi pemadaman listrik yang panjang dan situasinya semakin memburuk setelah krisis ekonomi yang dimulai pada akhir 2019.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




