Kim Jong Un Ajukan Syarat ke Trump Jika Ingin Berunding Berdua
Senin, 22 September 2025 | 21:46 WIB
Pyongyang, Beritasatu.com- Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan pihaknya terbuka untuk perundingan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jika AS mau berhenti mendesak Korut untuk menyerahkan senjata nuklirnya.
"Jika Amerika Serikat melepaskan obsesi absurd untuk denuklirisasi Korut dan mau menerima kenyataan, serta menginginkan koeksistensi damai yang sejati, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak duduk berunding bersama AS," kata Kim Jong Un dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi pada Minggu (21/9/2025), dikutip dari Al Jazeera, Senin (22/9/2025).
Kim Jong Un menambahkan, secara personal sebenarnya ia tak memiliki masalah pribadi dengan Trump.
Baca Juga: Kim Jong Un Awasi Uji Coba Mesin Rudal Balistik Antarbenua
“Secara pribadi, saya masih memiliki kenangan indah tentang Presiden Donald Trump,” tambahnya.
Komentar Kim Jong Un ini mencuat setelah Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyatakan kesediaan keduanya untuk bertemu dengan Korea Utara, ketika pertemuan Trump dan Lee Jae Myung di Gedung Putih pada Agustus 2025.
"Suatu hari nanti, saya akan bertemu dengannya. Saya menantikan pertemuan dengannya. Dia (Kim Jong Un) sangat baik kepada saya," kata Trump saat itu.
Meskipun tampak baik-baik saja dan ada pendekatan dari Lee Jae Myung serta Trump terhadap Korut, namun baru-baru ini Korut dilaporkan tetap mengkritik keras latihan pasukan militer gabungan antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong, adik sekaligus penasihat ahli Kim Jong Un menyebut latihan gabungan sebagai tindakan ceroboh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




