ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bantuan Malaysia Datang untuk Bencana Hidrometeorologi Aceh

Sabtu, 29 November 2025 | 15:44 WIB
CM
S
Penulis: Cut Mery | Editor: JTO
Bangunan masjid yang hancur diterjang banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Sabtu (29/11/2025).
Bangunan masjid yang hancur diterjang banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Sabtu (29/11/2025). (Beritasatu.com/Basriadi)

Banda Aceh, Beritasatu.com - Bantuan obat-obatan senilai 1 juta ringgit Malaysia dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Sabtu (29/11/2025). Bantuan tersebut berasal dari masyarakat Malaysia dan ditujukan untuk penanganan darurat korban banjir dan tanah longsor yang melanda lebih dari separuh wilayah Aceh.

Pemerintah Aceh memastikan obat-obatan itu akan langsung didistribusikan ke daerah terdampak. Banyak warga di pos pengungsian mulai kekurangan pelayanan kesehatan karena akses fasilitas medis terputus dan sejumlah daerah masih terisolasi.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyebut skala bencana kali ini sangat besar dan penanganannya membutuhkan dukungan cepat dari berbagai pihak. Ia menyinggung kondisi Bireuen yang mengalami kerusakan paling berat.

ADVERTISEMENT

“Di Bireuen, tiga sampai empat kampung hilang. Sampai sekarang kita belum mengetahui kondisi masyarakat di sana,” ujar Muzakir kepada wartawan.

Bantuan dari Malaysia merupakan hasil koordinasi cepat antara Pemerintah Aceh, pengusaha di Kuala Lumpur, dan pemerintah pusat. Informasi awal menunjukkan tingginya kebutuhan obat untuk penyakit kulit, demam, diare, dan infeksi pernapasan yang banyak dialami penyintas di pengungsian.

Selain bantuan internasional, logistik dari Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) berupa sembako dan obat telah tiba pada Jumat malam. Distribusi langsung dilakukan ke gudang penampungan untuk kemudian dikirim ke daerah prioritas.

Muzakir menegaskan, Aceh Utara menjadi fokus utama penyaluran logistik karena menjadi wilayah dengan dampak paling berat. “Kami memastikan semua bantuan didistribusikan secara merata, terutama untuk masyarakat di Aceh Utara,” katanya.

Tim gabungan masih menghadapi kendala berupa jalan terputus dan cuaca buruk. Pemerintah membuka opsi pengiriman bantuan dengan helikopter jika akses darat belum pulih dalam dua hari mendatang. Pemerintah Aceh meminta masyarakat tetap tenang dan memantau informasi resmi terkait penanganan bencana.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

NASIONAL
Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon