PM Kanada Serukan Beli Produk Lokal di Tengah Ancaman Tarif Trump
Senin, 26 Januari 2026 | 11:07 WIB
Ottawa, Beritasatu.com - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mendesak warga negara untuk mendukung bisnis dan pekerja dalam negeri melalui kebijakan baru bertajuk “Beli Produk Kanada”. Seruan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 100% terhadap barang-barang asal Kanada jika Ottawa melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China.
Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun X miliknya, Carney menggambarkan kebijakan tersebut sebagai respons langsung terhadap meningkatnya tekanan ekonomi eksternal yang dihadapi Kanada.
“Dengan perekonomian kita yang terancam dari luar negeri, warga Kanada telah membuat pilihan untuk fokus pada apa yang dapat kita kendalikan. Anda memilih untuk menginvestasikan uang hasil kerja keras Anda untuk bisnis Kanada, dan pekerja Kanada,” kata Carney.
“Pemerintah Kanada melakukan hal yang sama dengan kebijakan beli produk Kanada,” tambahnya.
Carney menegaskan, pemerintahannya akan memprioritaskan pengadaan barang dan jasa dari dalam negeri untuk berbagai proyek nasional strategis. Sektor yang menjadi fokus meliputi perumahan, pembangunan infrastruktur, serta pertahanan nasional.
“Kami bertujuan untuk membangun proyek-proyek besar, mulai dari jutaan rumah yang akan meningkatkan keterjangkauan harga hingga proyek-proyek besar yang akan mengubah perekonomian kita, serta perangkat keras militer baru yang akan melindungi warga Kanada dan kedaulatan kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan sumber daya nasional dalam pembangunan ekonomi.
“Membangun sesuatu yang besar dari material Kanada, baja Kanada, aluminium, kayu, dengan teknologi Kanada dan pekerja Kanada. Beli produk Kanada, bangun produk Kanada, dan bersama-sama kita akan membangun Kanada yang kuat,” sambungnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan hubungan dagang antara Kanada dan Amerika Serikat. Presiden Trump sebelumnya mengeluarkan peringatan keras kepada Ottawa terkait potensi kerja sama perdagangan yang lebih erat dengan China. Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump bahkan menyebut Carney sebagai “gubernur” dan mengancam akan mengambil langkah balasan.
“Jika Gubernur Carney berpikir dia akan menjadikan Kanada sebagai ‘pelabuhan transit’ bagi China untuk mengirim barang dan produk ke Amerika Serikat, dia sangat keliru,” tegas Trump.
“Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, Kanada akan langsung dikenai tarif 100% terhadap semua barang dan produk Kanada yang masuk ke AS,” tambahnya.
Trump juga mengeklaim China akan “memakan Kanada hidup-hidup” dan menuduh Ottawa merusak kepentingan Amerika Serikat. Sebelumnya, ia mengkritik sikap Kanada yang menentang sistem pertahanan rudal “Golden Dome” yang diusulkannya di kawasan Greenland, sembari memperdalam hubungan ekonomi dengan Beijing.
Ketegangan ini semakin menguat setelah kunjungan Carney ke China, yang menjadi kunjungan pertama seorang pemimpin Kanada ke negara tersebut dalam hampir satu dekade. Kunjungan tersebut bertujuan menghidupkan kembali keterlibatan ekonomi dengan China, mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah Amerika Serikat.
Hasil kunjungan itu mencakup kesepakatan pengurangan tarif untuk sejumlah ekspor pertanian Kanada serta pengenalan kuota impor kendaraan listrik China, dengan peluang peningkatan investasi lebih lanjut dari Beijing. Presiden China Xi Jinping bahkan menyambut kunjungan Carney sebagai sebuah “titik balik” dalam hubungan bilateral.
Komentar keras Trump pun dinilai memperparah ketegangan perdagangan antara Washington dan Ottawa, di tengah sinyal kuat pemerintahan Carney untuk memperkuat manufaktur domestik dan rantai pasok nasional di tengah lanskap perdagangan global yang semakin tidak menentu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




