ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Blokade AS di Selat Hormuz Disebut Setengah Hati

Kamis, 16 April 2026 | 01:00 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Ilustrasi Donald Trump dan Selat Hormuz.
Ilustrasi Donald Trump dan Selat Hormuz. (Gemini AI/Istimewa)

Washington DC, Beritasatu.com - Narasi blokade Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dinilai tidak konsisten atau setengah hati, memunculkan kebingungan sekaligus celah di lapangan. Klaim awal penutupan total Selat Hormuz kemudian berubah menjadi pembatasan terhadap pelabuhan Iran, tetapi implementasinya dinilai belum sepenuhnya efektif.

Laporan Al Jazeera, operasi tersebut berada di bawah kendali United States Central Command (Centcom), yang mengerahkan sekitar 10.000 personel, terdiri dari penerbang, marinir, dan pelaut. Kekuatan ini didukung belasan kapal perang dan pesawat di kawasan.

Meski demikian, luasnya wilayah operasi menjadi tantangan utama. Area pengawasan mencakup perairan luas dari Teluk Persia hingga Laut Oman.

ADVERTISEMENT

Data pelacak kapal menunjukkan sejumlah kapal masih dapat keluar dari pelabuhan Iran meski blokade diumumkan. Kondisi ini dinilai wajar mengingat kompleksitas pengawasan di wilayah maritim yang luas.

Di sisi lain, pernyataan dari Washington dinilai tidak konsisten. Presiden Donald Trump sebelumnya menyebut akan melibatkan negara lain dalam operasi tersebut, namun hingga kini belum ada kejelasan terkait koalisi yang dimaksud.

Ketidakjelasan ini memunculkan kesan adanya perbedaan antara pernyataan politik dan pelaksanaan di lapangan.

Meski begitu, tujuan utama Amerika Serikat tetap sama, yakni membatasi akses Iran ke pasar global serta menekan ekspor energi negara tersebut.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa blokade belum sepenuhnya mampu menutup jalur pergerakan kapal.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas strategi yang dijalankan, sekaligus menyoroti tantangan dalam mengendalikan jalur perdagangan internasional di kawasan strategis seperti Selat Hormuz.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

Kesepakatan Damai AS-Iran Bawa Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

LIFESTYLE
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Kesepakatan Nuklir Gagal

INTERNASIONAL
Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

Donald Trump Klaim AS-Iran Siap Berdamai, Benarkah?

INTERNASIONAL
Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

Naskah Perjanjian Damai AS-Iran Rampung, Pakistan Klaim Tinggal Teken

INTERNASIONAL
Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

Trump Tunda Operasi Rahasia AS untuk Rebut Uranium Iran

INTERNASIONAL
Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

Iran Klaim Trump Sepakat Lepas Aset Beku Senilai Rp 428 Triliun

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon