Omicron Menyebar Cepat, Ibu Kota India Bakal Berlakukan Jam Malam
Selasa, 4 Januari 2022 | 20:39 WIB
New Delhi, Beritasatu.com - Ibu kota India, New Delhi, akan berlakukan jam malam selama akhir pekan ketika pihak berwenang bergulat dengan lonjakan baru dalam kasus Covid-19, sebagian didorong oleh varian Omicron yang menyebar cepat.
Negara itu dihantam oleh wabah Covid-19 yang menghancurkan tahun lalu yang membanjiri rumah sakit dan krematorium, tetapi jumlah kasus harian sejak itu tetap rendah hingga minggu lalu.
Pembatasan baru Delhi datang pada hari yang sama ketika kepala menteri kota besar itu, Arvind Kejriwal, mengumumkan dia telah terinfeksi Covid-19 dan menderita "gejala ringan".
Ibu kota itu pekan lalu menutup pusat kebugaran dan bioskop, serta memberlakukan jam malam dalam upaya membendung penyebaran.
Semua penduduk selain pekerja penting sekarang akan diminta untuk tinggal di rumah dari Jumat malam hingga Senin pagi.
"Pemerintah sepenuhnya siap untuk memerangi situasi Covid-19 apa pun," kata wakil kepala menteri kota Manish Sisodia dalam pidato Selasa (4/1/2022).
Lebih dari 200.000 orang meninggal di seluruh India musim semi lalu setelah gelombang infeksi varian Delta yang membuat sistem perawatan kesehatan "bertekuk lutut".
Baca Juga: Usai Ikuti Rapat Umum, Ketua Menteri Delhi Positif Covid-19
481.000 kematian Covid-19 yang tercatat di India adalah korban tertinggi ketiga di dunia, di belakang Amerika Serikat dan Brasil.
Tetapi pelaporan yang kurang tersebar luas dan beberapa penelitian memperkirakan, jumlah korban sebenarnya bisa mencapai 10 kali lebih tinggi.
India mulai meluncurkan vaksinasi untuk remaja pada hari Senin dan akan menawarkan dosis booster untuk orang di atas 60 tahun mulai minggu depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




