ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PBB Nyatakan 40 Persen Lahan Bumi Terdegradasi

Kamis, 28 April 2022 | 13:48 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Bintou Ibrahim Omar, 50 tahun, menarik wadah air untuk keluarganya di Elhado, Kenya. Beberapa bagian Afrika timur, termasuk Kenya, Etiopia dan Somalia, telah menderita kekeringan parah selama bertahun-tahun.
Bintou Ibrahim Omar, 50 tahun, menarik wadah air untuk keluarganya di Elhado, Kenya. Beberapa bagian Afrika timur, termasuk Kenya, Etiopia dan Somalia, telah menderita kekeringan parah selama bertahun-tahun. (AFP/Dokumentasi)

New York, Beritasatu.com- Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan hingga 40 persen tanah Bumi terdegradasi. Seperti dilaporkan Xinhua, Rabu (27/4/2022), kondisi itu mengancam sekitar setengah dari produk domestik bruto (PDB) global, atau US$ 44 triliun.

"Jika praktik saat ini berlanjut hingga tahun 2050, mungkin ada degradasi tambahan di area yang hampir seukuran Amerika Selatan," menurut laporan Konvensi PBB untuk Memerangi Desertifikasi (UNCCD).

Laporan, "Global Land Outlook 2," juga membuat rekomendasi bagi para pengambil keputusan tentang cara-cara untuk berinvestasi dalam restorasi lahan, mitigasi perubahan iklim, dan pengurangan kemiskinan.

Baca Juga: Kaltim Identifikasi Lahan Terdegradasi Melalui Aplikasi Jelantara

ADVERTISEMENT

Laporan ini memberikan peringatan keras dan ratusan cara praktis untuk memengaruhi restorasi ekosistem lokal, nasional dan regional. Laporan menunjukkan bagaimana memulihkan tanah berarti memulihkan kehidupan, ekonomi, masyarakat, iklim, kesehatan, dan banyak lagi.

"Lima tahun dalam pengembangan, dengan 21 organisasi mitra dan lebih dari 1.000 referensi dan lebih dari 250 contoh kasus global, laporan tersebut adalah konsolidasi informasi paling komprehensif tentang topik yang pernah dikumpulkan," kata UNCCD.

Baca Juga: Kekeringan Memburuk, 13 Juta Orang Hadapi Kelaparan di Tanduk Afrika

Studi tersebut dirilis menjelang sesi ke-15 Konferensi Para Pihak Konvensi PBB untuk Memerangi Penggurunan pada 9-20 Mei di Abidjan, Pantai Gading.

UNCCD menggambarkan degradasi lahan sebagai hilangnya modal alam berbasis lahan secara terus-menerus atau jangka panjang. UNCCD menimbulkan kemiskinan, kelaparan, dan pencemaran lingkungan sementara membuat masyarakat lebih rentan terhadap penyakit dan bencana seperti kekeringan, banjir, atau kebakaran hutan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB

Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB

INTERNASIONAL
Menhut: 23 Persen Mangrove Dimiliki Indonesia, Terbesar di Dunia

Menhut: 23 Persen Mangrove Dimiliki Indonesia, Terbesar di Dunia

NASIONAL
Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

Indonesia Siap Tarik TNI dari Lebanon jika PBB Tak Mampu Melindungi

NASIONAL
Ratusan Warga Haiti Mengungsi Seusai Geng Bersenjata Mengamuk

Ratusan Warga Haiti Mengungsi Seusai Geng Bersenjata Mengamuk

INTERNASIONAL
PBB: 45 Juta Orang Bisa Kelaparan Akibat Blokade Selat Hormuz

PBB: 45 Juta Orang Bisa Kelaparan Akibat Blokade Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dubes AS di PBB: Negosiasi dengan Iran Masih Berlangsung

Dubes AS di PBB: Negosiasi dengan Iran Masih Berlangsung

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon