ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Bandang di Tiongkok, 16 Orang Tewas dan Puluhan Hilang

Jumat, 19 Agustus 2022 | 07:20 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Penduduk setempat membuang lumpur dari properti mereka di Kotapraja Qingshan di Datong Hui dan Kabupaten Otonom Tu di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, Kamis 18 Agustus 2022.
Penduduk setempat membuang lumpur dari properti mereka di Kotapraja Qingshan di Datong Hui dan Kabupaten Otonom Tu di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, Kamis 18 Agustus 2022. (Xinhua/Zhang Hongxiang)

Beijing, Beritasatu.com- Sejumlah 16 orang tewas dan puluhan lainnya hilang dalam banjir bandang di Tiongkok barat laut. Seperti dilaporkan AFP, Kamis (18/8/20022), hujan tiba-tiba memicu tanah longsor dan menyebabkan sungai berubah arah.

Penyiar CCTV melaporkan, banjir terjadi di daerah pegunungan di daerah Datong di provinsi Qinghai, dan memengaruhi lebih dari 6.200 orang dari enam desa.

"Pada siang hari tanggal 18 Agustus, 16 orang tewas dan 36 orang hilang," tambah CCTV, seraya menyebut upaya penyelamatan sedang berlangsung.

Banjir datang selama musim panas dengan cuaca ekstrem di Tiongkok, dengan beberapa kota mencatat hari-hari terpanas mereka.

ADVERTISEMENT

Satu umpan video setelah kejadian yang diterbitkan oleh media pemerintah menunjukkan jalan-jalan tertutup lumpur, pohon-pohon tumbang, rumah-rumah yang rusak dan pekerja penyelamat membawa sekop.

Baca Juga: Banjir Bandang di Tiongkok, 4 Orang Tewas dan 9 Cedera

Satu "markas garis depan" telah dibentuk untuk mengatur tanggap darurat, menurut laporan media pemerintah.

"Pekerjaan penyelamatan berlangsung dengan tertib," kata laporan itu, seraya menambahkan bahwa hujan deras yang tiba-tiba pada Rabu malam telah memicu situasi tersebut.

Para ilmuwan mengatakan cuaca ekstrem di seluruh dunia telah menjadi lebih sering karena perubahan iklim, dan kemungkinan akan tumbuh lebih intens saat suhu naik.

Baca Juga: Banjir Tiongkok Paksa Ribuan Warga Mengungsi

Banjir parah di Tiongkok selatan pada bulan Juni membuat lebih dari setengah juta orang mengungsi dan menyebabkan kerusakan sekitar US$250 juta (Rp 3,6 triliun).

Pada Rabu, pihak berwenang Tiongkok memperingatkan bahwa hujan lebat juga diperkirakan akan melanda wilayah utara negara itu termasuk ibu kota Beijing dan wwilayah tetangganya Tianjin dan Hebei.

Awal pekan ini, Presiden Xi Jinping meminta para pejabat di provinsi Liaoning timur laut untuk memastikan keselamatan nyawa orang-orang dalam pengendalian banjir.

Baca Juga: Hujan Lebat Timbulkan Banjir di Seoul, 7 Orang Tewas

Sementara itu, jutaan orang di Tiongkok barat daya menghadapi pemadaman listrik bergilir setelah gelombang panas yang menghancurkan menyebabkan krisis pasokan listrik yang memaksa pabrik-pabrik berhenti bekerja.

Provinsi Sichuan sangat bergantung pada bendungan untuk menghasilkan listriknya tetapi panasnya telah menyebabkan waduk mengering, dan memperburuk kekurangan energi.

"Volume air di sungai-sungai besar Sichuan telah turun antara 20 persen dan 50 persen tanpa adanya hujan, menghantam pembangkit listrik tenaga air," lapor kantor berita negara Xinhua pada Rabu, mengutip pejabat energi provinsi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Detik-detik Banjir Bandang di Magelang: Rusak Rumah dan Seret Motor

Detik-detik Banjir Bandang di Magelang: Rusak Rumah dan Seret Motor

JAWA TENGAH
31 Rumah Tedampak Banjir Bandang Cianjur, 60 Keluarga Mengungsi

31 Rumah Tedampak Banjir Bandang Cianjur, 60 Keluarga Mengungsi

JAWA BARAT
Banjir Bandang di Cianjur, Puluhan Rumah Warga Terendam

Banjir Bandang di Cianjur, Puluhan Rumah Warga Terendam

JAWA BARAT
5 Bulan Telantar, Korban Banjir Tapanuli Tengah Demo DPRD

5 Bulan Telantar, Korban Banjir Tapanuli Tengah Demo DPRD

SUMATERA UTARA
3.100 Gletser Ekstrem Ditemukan, Bisa Picu Banjir Bandang Super

3.100 Gletser Ekstrem Ditemukan, Bisa Picu Banjir Bandang Super

OTOTEKNO
Banjir Bandang di Desa Sape, Kerugian Warga Mencapai Rp 75 Juta

Banjir Bandang di Desa Sape, Kerugian Warga Mencapai Rp 75 Juta

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon