ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warganet Sebut Pelempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil di Taman Safari Adalah WNA

Senin, 24 Juni 2024 | 11:09 WIB
TB
B
Penulis: Tim BeritaSatu | Editor: B1
Pengunjung Taman Safari, Cisarua, Bogor, Jawa Barat melakukan tindakan tidak terpuji karena memberikan makan hewan dengan cara yang berbahaya.
Pengunjung Taman Safari, Cisarua, Bogor, Jawa Barat melakukan tindakan tidak terpuji karena memberikan makan hewan dengan cara yang berbahaya. (Instagram/@fakta.jakarta)

Jakarta, Beritasatu.com - Video viral yang memperlihatkan pengunjung di Taman Safari, Bogor, Jawa Barat yang melemparkan sampah plastik ke mulut kuda nil. Dalam video itu, terlihat sosok pelaku yang melempar plastik adalah orang asing dan bukan orang Indonesia atau warga negara asing (WNA).

Kejadian ini membuat warganet geram, hingga mencari tahu pelaku melalui video yang viral dan nomor polisi kendaraan. Dari video itu tampak orang yang melemparkan plastik adalah orang asing.

"Pelaku pelempar sampah plastik kresek ke mulut kuda nil terlihat seperti bukan orang Indonesia. Meski sudah dihap di mulut, untung saja plastik keresek itu belum sampai ditelan masuk ke perut kuda nil," ucap warganet di akun X @nyaibubu dikutip Senin (24/6/2024).

ADVERTISEMENT

Tak hanya melempar plastik ke kuda nil, pelaku juga kerap melakukan tindakan tidak terpuji terhadap hewan, yakni memasukkan wortel ke hidung kuda nil.

"Pengguna mobil LCGC terekam kamera melakukan tindakan tidak terpuji terhadap hewan dengan memasukkan wortel ke hidung," ucap akun itu.

Sebelumnya, video pendek yang memperlihatkan beberapa pengunjung dalam sebuah mobil LCGC warna silver yang ada di area Taman Safari viral. Beberapa pengunjung yang ada di dalam mobil terlihat membuka jendela dan memberikan makan ke beberapa hewan yang dianggap tidak berbahaya, seperti rusa dan kuda nil.

Begitu mulut kuda nil terbuka, pengunjung memasukkan sampah plastik ke mulut kuda nil itu.

Taman Safari Indonesia telah mengetahui identitas dari pengunjung yang viral memberi makan plastik ke satwa kuda nil. Pihaknya mengaku akan mengejar pengunjung tersebut.

"Dari data yang kami himpun telah diketahui siapa pengunjung tersebut. Bahkan, pelat nomor mobil sudah diketahui. Kami mengimbau kepada yang bersangkutan mendapatkan peringatan sanksi berupa pernyataan maaf, sehingga bisa menjadi pelajaran untuk pengunjung untuk menaati SOP yang berlaku di Taman Safari Indonesia," kata Vice President Media, Event and Digital Taman Safari Indonesia Alexander Zulkarnain kepada Beritasatu.com, Sabtu (22/6/2024).

Selain memberi makan plastik ke satwa kuda nil, pihaknya mengetahui aksi dari pengunjung tersebut kepada satwa lainnya, termasuk membuka kaca mobil saat memasuki area satwa harimau.

"Kami terus mencari data dari petugas yang berjaga serta dari kamera pengawas yang kami miliki di lokasi. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, pengunjung kerap membuka jendela di area harimau dan sudah ditegur petugas beberapa kali," ucapnya.

Ia menyayangkan atas aksi dari pengunjung yang tidak menaati peraturan yang diberlakukan di Taman Safari Indonesia, terlebih kawasan Taman Safari sudah berada dalam pengawasan konservasi alam dan satwa baik di Indonesia maupun dunia.

"Kami sangat menyayangkan prihatin dan tidak menoleransi hal tersebut. Ke depannya kami berharap tidak terjadi lagi atas kejadian yang serupa karena semua satwa dan alam yang ada di Taman Safari dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya atau UU perlindungan satwa dan ada implikasi hukum jika tidak ditaati, apalagi kami berada dalam pengawasan lembaga konservasi dunia dan Indonesia," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IAPVC 2025 Angkat Tema Alam Rahasia, Pemenang Raih Wuling Air ev

IAPVC 2025 Angkat Tema Alam Rahasia, Pemenang Raih Wuling Air ev

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon