Arus Balik Libur Nataru: Polres Garut Berlakukan One Way 8 Kali untuk Atasi Kepadatan Menuju Pangandaran
Minggu, 29 Desember 2024 | 02:00 WIB
Garut, Beritasatu.com – Arus balik libur Nataru di jalur selatan Jawa Barat menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada arah Bandung menuju Tasikmalaya dan kawasan wisata, seperti Pangandaran. Kepadatan lalu lintas memicu diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way untuk mengurangi kemacetan yang semakin parah.
Kasatlantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi menjelaskan arus kendaraan didominasi oleh perjalanan dari Bandung menuju Tasikmalaya dan kawasan wisata, baik di Garut maupun Pangandaran.
“Sejak pagi, kami sudah menerapkan one way sepenggal sebanyak delapan kali. Lima kali di jalur Kadungora menuju Garut Kota, prioritas untuk kendaraan dari arah Bandung,” katanya mengenai situasi lalu lintas di Pos PAM Limbangan, Kabupaten Garut, pada Sabtu (28/12/2024) malam.
Aang juga menyebutkan kepadatan terjadi di Pasar Limbangan, akibat aktivitas masyarakat yang padat. Di Garut Kota, kemacetan terjadi di beberapa titik, seperti Kadungora, Leles, Warung Peuteuy, dan Simpang Gobing terkait arus balik libur Nataru.
Sementara itu, untuk jalur Limbangan menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah, one way sepenggal sudah diberlakukan tiga kali dari arah Bandung untuk mengurangi kepadatan.
“Arus kendaraan lebih banyak menuju Pangandaran. Kami sudah berkoordinasi dengan Kasatlantas Pangandaran, yang mengonfirmasi adanya peningkatan jumlah kendaraan ke objek wisata di sana,” tambah Aang.
Polres Garut memperkirakan arus lalu lintas akan kembali meningkat pada Minggu (29/12/2024) dan Senin (30/12/2024), terutama pada sore hingga malam hari. Oleh karena itu, berbagai upaya rekayasa lalu lintas dan pengaturan kepadatan kendaraan telah dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik libur Nataru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




