ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kronologi Bripka Aditya Munartono Tewas setelah Berupaya Selamatkan Wisatawan di Pangandaran

Sabtu, 4 Januari 2025 | 19:16 WIB
A
BW
Penulis: Antara | Editor: BW
Upacara pemakaman Aipda Anumerta Aditya Munartono yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Joko Sulistiono di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu 4 Januari 2025.(
Upacara pemakaman Aipda Anumerta Aditya Munartono yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya AKBP Joko Sulistiono di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu 4 Januari 2025.( (Antara/HO-Polri)

Jakarta, Beritasatu.com – Polisi mengungkap kronologi anggota Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Aditya Munartono, meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kronologi kejadian tersebut, Bripka Aditya bersama rekannya, Bripka Wahyu, sedang berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran. Mereka melihat seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14) dalam kondisi hampir tenggelam.

Kedua anggota Polri tersebut tanpa ragu memberikan pertolongan, tetapi arus laut yang kuat dan ombak besar membuat Bripka Aditya, Sevina, serta seorang saksi mata bernama Supri (48) terseret hingga 40 meter dari bibir pantai.

ADVERTISEMENT

Bripka Wahyu menyelamatkan diri menggunakan boogie board, sedangkan Bripka Aditya dan Sevina akhirnya diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan yang berada di lokasi.

Meski telah dilarikan ke RSUD Pandega, Bripka Aditya meninggal dunia dalam perjalanan. Berdasarkan keterangan pihak medis, ia meninggal dunia akibat tenggelam.

Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Bripka Aditya. "Meskipun almarhum bukan anggota Polres Pangandaran, dedikasinya dalam menyelamatkan nyawa orang lain adalah cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat," ujar Mujianto.

Muiianto mengatakan, aksi heroik, keberanian, dan pengorbanan Bripka Aditya menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri.

"Semangat Bhayangkara sejati yang ditunjukkan almarhum dengan mengutamakan keselamatan orang lain di atas dirinya sendiri adalah sesuatu yang sangat kami apresiasi dan kenang. Kami merasa kehilangan seorang pahlawan,” katanya.

“Semoga pengorbanan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengedepankan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," tambah dia terkait kronologi Bripka Aditya Munartono yang tewas setelah berupaya menyelamatkan wisatawan di Pangandaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon