ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diduga Korban TPPO, Makam Soleh Darmawan di Bekasi Dibongkar

Jumat, 9 Mei 2025 | 15:13 WIB
RS
H
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: HE
Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar makam Soleh Darmawan di Bekasi yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, Jumat, 9 Mei 2025.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar makam Soleh Darmawan di Bekasi yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, Jumat, 9 Mei 2025. (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)

Bekasi, Beritasatu.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar makam Soleh Darmawan, warga Bekasi, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Pembongkaran dilakukan pada Jumat (9/5/2025) untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian almarhum.

Proses ekshumasi berlangsung di belakang rumah Soleh Darmawan di Jalan Swadaya, Kampung Dua, RT 001 RW 021, Kelurahan Jatisampurna, Bekasi Barat. Tim dokter dari RS Polri Kramat Jati bersama tim forensik memulai ekshumasi sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung sekitar dua jam. Pihak keluarga dan kuasa hukum turut menyaksikan proses pembongkaran makam.

Kanit V Renakta Polda Metro Jaya AKP Andri Triputra menyampaikan, hasil autopsi baru akan diketahui sekitar dua minggu ke depan.

ADVERTISEMENT

"Sampel yang diambil meliputi jantung, ginjal, paru-paru, darah, tulang, dan lainnya," ujar Andri.

Kasus ini turut mendapat perhatian dari anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka. Rieke menilai kematian Soleh harus menjadi momentum untuk menyoroti persoalan perdagangan orang yang berkaitan dengan praktik online scam. 

"Kasus online scam WNI dari 2021 hingga Februari 2025 tercatat 7.027 kasus, dengan 1.508 kasus terindikasi TPPO. Saya yakin angka ini bukan yang sesungguhnya. Dalam tiga bulan terakhir terjadi lonjakan 75%. Sebanyak 92 WNI meninggal di Kamboja, ini jumlah yang sangat besar," kata Rieke.

Ia juga memerinci data dari KBRI Phnom Penh, yang mencatat 85% dari 1.301 kasus pada Januari–Maret melibatkan penipuan daring, sementara sisanya kasus perdata. 

Rieke mendukung langkah kepolisian yang membentuk Direktorat Perlindungan Perempuan, Anak, dan TPPO di tingkat pusat. Ia berharap upaya tersebut diperkuat di provinsi-provinsi dengan angka TPPO, khususnya online scam, yang tinggi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus ART Tewas di Benhil, Polisi Selidiki Dugaan TPPO dan Eksploitasi

Kasus ART Tewas di Benhil, Polisi Selidiki Dugaan TPPO dan Eksploitasi

JAKARTA
MA Minta Penegak Hukum Aktif Ingatkan Korban TPPO Soal Restitusi

MA Minta Penegak Hukum Aktif Ingatkan Korban TPPO Soal Restitusi

NASIONAL
Korban TPPO Sulut di Libya Tiba di Indonesia

Korban TPPO Sulut di Libya Tiba di Indonesia

NUSANTARA
Kasus TPPO Terbongkar, Polisi Selamatkan Bayi di Jeneponto

Kasus TPPO Terbongkar, Polisi Selamatkan Bayi di Jeneponto

SULAWESI SELATAN
Kronologi Ibu di Makassar Jual Bayinya Rp 4 Juta dengan Modus Adopsi

Kronologi Ibu di Makassar Jual Bayinya Rp 4 Juta dengan Modus Adopsi

SULAWESI SELATAN
Polda Sulut Bongkar Sindikat TPPO, dari Admin Judol Kamboja hingga LC

Polda Sulut Bongkar Sindikat TPPO, dari Admin Judol Kamboja hingga LC

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon