Banjir di Babelan Bekasi Surut, Warga Kini Hadapi Lumpur Tebal
Rabu, 9 Juli 2025 | 14:57 WIB
Bekasi, Beritasatu.com — Warga Kampung Baru, RT 16 RW 06, Kelurahan Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi mulai membersihkan rumah mereka setelah banjir yang merendam permukiman kini sepenuhnya surut. Banjir kali ini tidak hanya menyisakan genangan air, tetapi juga meninggalkan lumpur tebal yang menyulitkan proses pembersihan.
Salah seorang warga terdampak, Dadang, menjelaskan bahwa penyebab banjir bukan hanya curah hujan tinggi, melainkan juga akibat luapan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Ia menyoroti kondisi tanggul sungai yang dinilai tidak memiliki perlindungan memadai.
“Banjir kemarin bukan semata karena hujan, tapi karena air Kali CBL yang meluap. Tanggul di sepanjang aliran itu tidak ada beton pelindung atau penguat, jadi air dengan mudah melimpas ke permukiman warga. Bahkan bukan hanya air, lumpur juga masuk ke dalam rumah,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Selasa (8/7/2025).
Menurut Dadang, warga kini fokus membersihkan lumpur yang cukup tebal dan menyebar ke hampir seluruh bagian rumah. Proses pembersihan memerlukan tenaga ekstra karena lumpur yang terbawa arus banjir cukup banyak.
“Sekarang fokus kami membersihkan rumah. Bukan cuma air yang masuk, tapi lumpurnya tebal sekali. Bisa dilihat sendiri, lumpur ini sisa dari limpasan air sungai,” tambahnya.
Dadang menambahkan bahwa banjir di Kampung Baru bukan pertama kali terjadi. Dalam satu tahun terakhir, wilayah tersebut sudah beberapa kali terdampak banjir, bahkan saat musim kemarau.
“Setahun ini sudah beberapa kali banjir. Yang sebelumnya hampir seluruh Kecamatan Babelan terdampak. Sekarang kejadian lagi, padahal sekarang musim kemarau,” jelasnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera turun tangan dan melakukan perbaikan, khususnya memperkuat tanggul Kali CBL. Mereka juga menginginkan solusi jangka panjang agar banjir tidak terus mengganggu aktivitas warga setiap kali hujan turun.
“Kami butuh perhatian serius dari pemerintah. Kalau tidak segera diperbaiki, banjir akan terus terulang,” pungkas Dadang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




