Bencana di Aceh Tamiang, AHY Kerahkan Alat Berat untuk Pulihkan Akses
Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:30 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerjunkan, alat berat sebanyak-banyaknya untuk memperbaiki jalan rusak dan jembatan putus akibat bencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh serta dua provinsi lainnya di Sumatera.
"Aceh Tamiang salah satu yang paling terdampak. Bisa dilihat masih banyak keterbatasan akses, dan ini berlaku di tiga provinsi," ujar AHY di Kota Bandung, Jumat (12/12/2025).
AHY menjelaskan, banyak jalan putus dan jembatan hancur sehingga fokus utama tim di lapangan adalah memperbaiki akses sementara.
"Kalau bisa segera disambung kembali walaupun secara temporer. Pembangunan permanen membutuhkan waktu berbulan-bulan, tapi kita tidak bisa menunggu itu," ungkapnya.
Langkah cepat ini dilakukan dengan mengerahkan alat berat secepat mungkin untuk membersihkan titik longsor dan memulihkan akses logistik.
Menurutnya, jembatan perintis sangat dibutuhkan untuk mendorong distribusi bantuan seperti sembako, obat-obatan, dan alat medis ke lokasi terdampak.
"Kalau ruas jalannya masih terputus, bantuan kemanusiaan sulit dikirim," tegasnya.
AHY juga mengungkapkan, estimasi biaya perbaikan infrastruktur pascabencana di Sumatera.
"Saya menyampaikan ini kepada pak menteri kemarin dari Kementerian PU, penghitungan awal sekitar Rp 51 triliun, khusus pekerjaan umum, belum termasuk perumahan," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




