ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Siswa di Bogor Sisihkan Uang Jajan untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Sabtu, 13 Desember 2025 | 09:57 WIB
HY
S
Penulis: Heru Yustanto | Editor: JTO
Siswa Perguruan Birul Walidain di Bogor, Jawa Barat, menyisihkan uang jajan mereka setiap hari untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.
Siswa Perguruan Birul Walidain di Bogor, Jawa Barat, menyisihkan uang jajan mereka setiap hari untuk membantu korban bencana alam di Sumatera. (Beritasatu.com/Heru Yustanto)

Bogor, Beritasatu.com - Ratusan siswa Perguruan Birul Walidain di Bogor, Jawa Barat, menyisihkan uang jajan mereka setiap hari untuk membantu korban banjir di Sumatera. Aksi ini berlangsung rutin memasuki perpanjangan masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Gerakan penggalangan dana di lingkungan sekolah ini dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya sesaat. Ratusan siswa berkumpul di halaman sekolah setiap jam istirahat untuk menyumbangkan uang yang mereka sisihkan dari jatah uang jajan harian.

Muhammad Alfadh Ramadhan, siswa kelas 2 SD, mengaku menyumbangkan Rp 10.000 per hari dari uang jajannya. "Saya menyumbang Rp 10.000, itu uang jajan saya. Tidak apa-apa tidak jajan, buat nanti korban bencana," ungkapnya dengan lugas pada Jumat (12/12/2025).

ADVERTISEMENT

Pembina OSIS Birul Walidain Sri Sumarni menyatakan aksi ini merupakan bagian dari upaya sekolah melatih kepedulian siswa terhadap sesama yang tengah mengalami musibah. Gerakan ini pun disambut antusias oleh para siswa.

Ketua Pembina OSIS, Sri Wahyuni, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata solidaritas. Pihak sekolah juga menyadari adanya murid dari keluarga mereka yang turut terdampak musibah di Sumatra.

Penggalangan bantuan ini tidak hanya terbatas pada uang tunai. Para siswa juga diperbolehkan menyalurkan bantuan berupa barang, seperti pakaian, alat salat, hingga lilin. Sri Wahyuni menjelaskan bahwa lilin dikumpulkan secara khusus untuk membantu wilayah yang kini mengalami pemutusan akses listrik total.

"Ada yang menyumbang alat salat, pakaian. Lilin itu karena akses listrik terputus, kita prihatin. Kami berharap ini mudah-mudahan bermanfaat," tambah Sri Wahyuni. Seluruh bantuan yang terkumpul setiap hari tersebut disalurkan secara berkala melalui lembaga resmi, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon