ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Semarang Tak Surut, Warga Mulai Sakit dan Stok Makanan Menipis

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:48 WIB
MI
IC
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: CAH
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang selama sepekan terakhir belum menunjukkan tanda-tanda surut
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang selama sepekan terakhir belum menunjukkan tanda-tanda surut (Beritasatu.com/M Iqbal Ikrami)

Semarang, Beritasatu.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang selama sepekan terakhir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh, banyak yang mulai terserang penyakit, serta kesulitan memenuhi kebutuhan pangan harian.

Pantauan di lapangan, genangan air masih merendam kawasan Kaligawe, Genuk, Gayamsari, dan sekitarnya. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan mencapai 50 sentimeter hingga satu meter. Warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih dan makanan karena akses jalan banyak yang terputus.

Heru Purnomo, warga Kaligawe, mengungkapkan dirinya bersama keluarga mengalami gangguan kesehatan akibat air banjir yang menggenangi rumah selama berhari-hari. “Istri mulai gatal karena air masuk ke rumah dan anak saya demam sudah dua hari,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (30/10/2025).

ADVERTISEMENT

Kondisi lain dialami Sri Rejeki, warga Gayamsari. Ia menuturkan stok bahan makanan di rumahnya hampir habis, sementara akses ke pasar tertutup air. “Banjir ini bikin kami susah. Stok makanan menipis dan kami tidak bisa keluar untuk belanja. Beras dan lauk-pauk sudah habis,” katanya.

Hingga kini, sebagian warga memilih bertahan di rumah meski air belum surut. Sebagian lainnya mengungsi ke posko sementara yang disiapkan pemerintah kota dan relawan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mencatat, banjir kali ini diperparah oleh curah hujan tinggi serta rob air laut. 

Selain faktor cuaca ekstrem, kondisi drainase yang buruk serta penurunan muka tanah di kawasan pesisir juga memperparah genangan. Pemerintah kota telah menurunkan pompa air tambahan di beberapa titik, tetapi upaya penyedotan belum maksimal karena air pasang dari laut yang tinggi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

31 Rumah di Lubuklinggau Barat Banjir Akibat Luapan Sungai Mesat

NUSANTARA
Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

Banjir 1 Meter Terjang Samarinda, Ratusan Rumah Terdampak

NUSANTARA
Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

Drainase Buruk, Hujan 3 Jam Bikin Ratusan Rumah di Polman Kebanjiran

NUSANTARA
Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

Banjir Rendam Kota Weda Halmahera Tengah, Pasien RSUD Turut Dievakuasi

NUSANTARA
Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

Hujan Kurang 2 Jam, Jalan Margonda Raya Depok Kebanjiran

JAWA BARAT
Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Banjir di Pati Belum Surut, Aktivitas Warga Lumpuh Total

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon