Pantura Pekalongan Banjir, Perjalanan Kereta Api Dialihkan dan Memutar
Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:49 WIB
Banyumas, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan rekayasa pola operasi perjalanan kereta api akibat banjir yang menggenangi petak jalan antara Stasiun Pekalongan–Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran sejumlah perjalanan kereta api.
Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan hingga Sabtu siang terdapat beberapa perjalanan kereta api yang terdampak akibat gangguan banjir di wilayah Pantura Pekalongan.
“Genangan air pada lintas Pekalongan–Sragi menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api harus dilakukan pengaturan ulang demi menjaga keselamatan dan kelancaran operasional,” ujar As’ad.
Baca Juga: Banjir Pekalongan, 3 Kereta ke Surabaya–Malang Telat 6 Jam
Sejumlah kereta api yang terdampak di wilayah Daop 5 Purwokerto antara lain KA 197 Kamandaka relasi Semarang Tawang–Cilacap. Penumpang KA Kamandaka dialihkan menggunakan KA 50F Purwojaya relasi Gambir–Cilacap.
Sementara penumpang dengan tujuan Purwokerto, Bumiayu, Prupuk, dan Slawi diturunkan di Stasiun Kroya untuk selanjutnya diberangkatkan kembali menuju stasiun tujuan menggunakan kereta api lain pada kesempatan pertama.
Selain itu, KA 187 Joglosemarkerto (looping Jawa Tengah) juga terdampak. Penumpang dialihkan ke kereta api pertama yang melintas, yakni KA Fajar Utama Yogyakarta, KA Gajahwong, atau KA Batavia. Sementara KA 194 Kamandaka relasi Cilacap–Semarang Tawang mengalami keterlambatan keberangkatan sekitar 50 menit.
Baca Juga: Banjir Ganggu Jalur KA Pekalongan, Ini Rekayasa KAI
Imbas banjir di wilayah Pantai Utara Jawa itu, KAI juga menerapkan pola operasi memutar pada sejumlah perjalanan kereta api. Kereta api yang memutar di wilayah Daop 5 Purwokerto antara lain KA 30F Anjasmoro, KA 92 Jayabaya, dan KA 96 Harina dengan rute Tegal–Prupuk–Kroya–Solo Balapan–Gundih–Gambringan. Sementara KA 197 Kamandaka memutar melalui rute Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo Balapan–Kroya–Cilacap.
As’ad menambahkan KAI telah menyiapkan layanan service recovery bagi pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan.
“Bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit dan tidak bersedia dialihkan ke kereta api lain, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan pemantauan kondisi lintas serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terbaru perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI,” tutup As’ad.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




