Perajin Tusuk Satai di Jombang Panen Cuan Jelang Iduladha
Selasa, 11 Juni 2024 | 16:21 WIB
Jombang, Beritasatu.com - Menjelang Iduladha 2024, perajin tusuk satai daging kurban dari bambu di Jombang, Jawa Timur, panen cuan. Permintaan tusuk satai pun meningkat drastis hingga dua kali lipat.
Perajin tusuk satai Ira Nuriawan (32), warga Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, mengatakan, sejak beberapa minggu terakhir dia banyak menerima pesanan tusuk satai dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dalam sehari dia menghabiskan 15 lonjor bambu untuk memenuhi pesanan masyarakat.
"Untuk hari besar, permintaan meningkat hampir dua kali lipat setiap minggunya. Tiap hari bisa membuat tusuk satai dari 10-15 batang bambu," katanya, Selasa (11/6/2024).
Untuk membuat tusuk satai, dia harus memilih jenis bambu apus yang sudah tua dan kuat, sehingga tidak mudah patah jika daging kambing maupun daging sapi ditusukkan ke bambu yang sudah berbentuk lidi.
Dia menjelaskan, untuk membuat tusuk satai, awalnya bambu yang sudah tua dipotong menjadi ukuran kecil-kecil kemudian ditipiskan dengan alat pemotong dan dihaluskan. Baru kemudian bambu tersebut dikeringkan dan siap untuk dipilih dan dikirim ke pelanggannya.
Untuk harga tusuk satai, ia mematok harga Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per bungkus. "Harga tergantung ukuran tusuk satai," kata dia.
Ira menyebut, menjelang hari raya Iduladha, dalam sebulan dia sudah memproduksi 2 ton tusuk satai. Dia pun meraup cuan Rp 5 juta. "Pendapatan bersih antara Rp 4 juta hingga Rp 5 juta," ujarnya.
Dikatakan, usahanya ini sudah dimulai sejak 2015 dari nol. Usahanya terus berkembang hingga kini, Ia punya pelanggan dari berbagai daerah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




