ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Longsor di Mojokerto, Khofifah Siapkan Solusi Cepat

Minggu, 6 April 2025 | 23:16 WIB
AS
JS
Penulis: Achmad Supriyadi | Editor: JJS
Khofifah beri solusi cepat untuk mengatasi longsor di Mojokerto.
Khofifah beri solusi cepat untuk mengatasi longsor di Mojokerto. (Beritasatu.com/Achmad Supriyadi)

Mojokerto, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra melakukan peninjauan langsung ke lokasi longsor di jalur alternatif Pacet-Cangar, Kota Batu. Khofifah langsung mempersiapkan solusi cepat untuk memulihkan jalur tersebut.

Longsor yang terjadi pada Sabtu (29/3/2025), mengakibatkan 10 korban jiwa, dan diduga disebabkan aliran sungai yang tersumbat akibat pohon tumbang.

Khofifah menjelaskan, sumbatan pada sungai yang terjadi karena pohon tumbang telah menyebabkan aliran sungai jenuh, yang akhirnya memicu longsor, terutama saat curah hujan dengan intensitas tinggi.

ADVERTISEMENT

"Sungai di atas itu memiliki posisi yang sangat penting, karena mengairi sekitar 50 hektar sawah," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah kepada wartawan, Minggu (6/4/2025).

Gubernur Khofifah meminta dinas terkait untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto guna menormalisasi sungai tersebut agar aliran air ke sawah-sawah yang bergantung pada sungai tersebut dapat terjaga.

Khofifah menegaskan, dalam dua hari ke depan, pihaknya akan memastikan proses pembersihan dilakukan secara intensif.

"Langkah pertama adalah operasi pembersihan di lokasi kejadian. Mudah-mudahan besok cuaca bagus, sehingga pembersihan bisa dilakukan dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB," ujarnya.

Setelah pembersihan yang diperkirakan memakan waktu dua hari, langkah selanjutnya adalah pemasangan bronjong sebagai upaya pencegahan longsor di masa depan. 

"Bronjong akan dibangun setinggi 70 meter dan sepanjang 40 meter di area terdampak longsor," tambahnya.

Selain itu, penanganan longsor akan menggunakan teknik biosoil engineering, yakni perbaikan tebing tanah dengan sistem terasering dan penahan tanah menggunakan bambu, yang kemudian akan ditanami rumput vetiver.

Khofifah menyampaikan di sisi jurang kiri jalan, penguatan akan dilakukan dengan pembangunan tanggul untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

"Proses pembuatan terasering ini memerlukan waktu sekitar satu bulan," jelasnya.

Untuk meningkatkan keamanan di jalur Pacet-Cangar, Khofifah juga mengungkapkan bahwa sistem peringatan berbasis digital atau Early Warning System (EWS) akan diterapkan.

Peringatan ini sudah dipasang di beberapa titik strategis yang terintegrasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan informasi disampaikan tepat waktu.

"EWS ini nantinya diharapkan dapat memberikan pengamanan ganda bagi pengguna jalan," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau longsor di Mojokerto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Khofifah: Saya Tidak Kenal 4 Terdakwa Kasus Dana Hibah!

Khofifah: Saya Tidak Kenal 4 Terdakwa Kasus Dana Hibah!

JAWA TIMUR
Khofifah: Ekonomi Jatim Tumbuh Paling Tinggi se-Jawa

Khofifah: Ekonomi Jatim Tumbuh Paling Tinggi se-Jawa

JAWA TIMUR
Periksa Khofifah, KPK Tidak Beri Perlakuan Khusus

Periksa Khofifah, KPK Tidak Beri Perlakuan Khusus

NASIONAL
Khofifah: Jawa Timur Lumbung Pangan Nasional!

Khofifah: Jawa Timur Lumbung Pangan Nasional!

JAWA TIMUR
Khofifah Soroti Pembangunan Tanggul untuk Atasi Banjir Lahar Semeru

Khofifah Soroti Pembangunan Tanggul untuk Atasi Banjir Lahar Semeru

JAWA TIMUR
Sekolah Rakyat di Jatim Diserbu Calon Siswa, Khofifah: Alhamdulillah

Sekolah Rakyat di Jatim Diserbu Calon Siswa, Khofifah: Alhamdulillah

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon