ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Emosi, Warga Rusak Rumah Pelaku Penganiayaan Bocah di Pasuruan

Minggu, 10 Agustus 2025 | 16:14 WIB
Z
SL
Penulis: Zulkiflie | Editor: LES
Warga Pasuruan merusak rumah pelaku penganiayaan bocah 7 tahun usai pemakaman korban, emosi tak terbendung hingga hancurkan motor keluarga pelaku.
Warga Pasuruan merusak rumah pelaku penganiayaan bocah 7 tahun usai pemakaman korban, emosi tak terbendung hingga hancurkan motor keluarga pelaku. (Beritasatu.com/Zulkiflie)

Pasuruan, Beritasatu.com –  Rumah pelaku penganiayaan terhadap bocah SD berusia 7 tahun di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, porak-poranda dirusak massa pada Sabtu (9/8/2025) malam.

Aksi itu terekam ponsel warga, memperlihatkan emosi masyarakat yang memuncak tak lama setelah prosesi pemakaman korban. Warga melampiaskan kemarahan dengan merusak rumah milik terduga pelaku, Moh Afandi, dan keluarganya. Perusakan terjadi dua kali dalam satu malam, yakni sesaat setelah pemakaman dan sekitar pukul 00.00 WIB.

Dalam kejadian kedua, tiga sepeda motor milik keluarga pelaku ikut dihancurkan. Akibat amukan massa, dua rumah milik pelaku dan orang tuanya hancur, sementara pagar yang mengelilingi pekarangan roboh.

ADVERTISEMENT

Tidak ada korban jiwa karena keluarga pelaku telah diungsikan sejak insiden dugaan pembunuhan terjadi. Kepala Desa Sambisirah, Abdul Rokhim, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai luapan emosi spontan warga yang masih terpukul.

“Dua rumah yang dirusak itu milik orang tua dan kakak pelaku. Kejadian ini spontan karena emosi warga yang belum reda. Namun semua penghuni sudah dievakuasi sebelumnya,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Peristiwa bermula pada Sabtu siang ketika Mukhamad Haidar Mustofa ditemukan tewas di teras rumahnya. Korban diduga dianiaya oleh tetangganya menggunakan pecuk atau ganco besi bergagang kayu, mengakibatkan luka parah di kepala.

Polisi yang menerima laporan segera mengamankan pelaku untuk penyelidikan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Khusus

Kasus Daycare Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Khusus

NUSANTARA
3 Pengasuh Jadi Tersangka Penganiaya Balita di Daycare Banda Aceh

3 Pengasuh Jadi Tersangka Penganiaya Balita di Daycare Banda Aceh

NUSANTARA
Bangunan Daycare Little Aresha Dirusak, DPR: Jangan Hilangkan Bukti

Bangunan Daycare Little Aresha Dirusak, DPR: Jangan Hilangkan Bukti

NUSANTARA
Vandalisme Daycare Aresha, Walkot Yogya: Jangan Main Hakim Sendiri

Vandalisme Daycare Aresha, Walkot Yogya: Jangan Main Hakim Sendiri

NUSANTARA
Dugaan Obat Tidur Daycare Aresha, Pemkot Yogya: Anak Harus Diperiksa

Dugaan Obat Tidur Daycare Aresha, Pemkot Yogya: Anak Harus Diperiksa

NUSANTARA
Kasus Daycare Little Aresha, Evaluasi Total Perizinan dan Kompetensi!

Kasus Daycare Little Aresha, Evaluasi Total Perizinan dan Kompetensi!

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon