KNKT Investigasi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Jalur Bromo
Senin, 15 September 2025 | 06:03 WIB
Probolinggo, Beritasatu.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun tangan melakukan investigasi terkait kecelakaan maut bus pariwisata di akses jalan menuju kawasan wisata Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (14/9/2025) itu menewaskan delapan orang dan melukai 44 penumpang. Semua korban merupakan rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat Jember.
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, menyatakan tim investigasi sudah berada di lokasi untuk mengumpulkan data awal. “Kami akan menelusuri faktor teknis kendaraan, kondisi pengemudi, hingga aspek jalan dan lingkungan sekitar,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Senin (15/9/2025) pagi.
KNKT menegaskan proses investigasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar rekomendasi keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama mengingat jalur menuju Bromo dikenal memiliki tanjakan dan turunan curam.
Sebelumnya, sopir bus rombongan karyawan rumah sakit asal Jember sempat mengaku rem kendaraan mengalami blong saat melintasi jalur Lumbang, Probolinggo. Bus kemudian hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan serta bangunan di sekitar lokasi. Bus itu milik PO IND'S 88 bernomor polisi P-7221-UG yang membawa 52 penumpang.
KNKT mengimbau seluruh operator bus wisata untuk melakukan pengecekan teknis secara berkala, termasuk memastikan kesiapan sopir dalam menempuh jalur rawan menuju lokasi wisata. Investigasi mendalam diperkirakan memerlukan waktu beberapa pekan sebelum hasil resmi diumumkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




