Cuaca Ekstrem, BPBD Ngawi Pastikan 6 EWS Siaga Banjir Berfungsi
Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:23 WIB
Ngawi, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi memastikan enam unit early warning system (EWS) atau alat peringatan dini banjir berfungsi normal. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Ngawi dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yudha Putra mengatakan seluruh alat EWS dalam kondisi aktif dan siap memberikan peringatan dini jika terjadi peningkatan debit air di titik-titik rawan banjir.
“Seluruh alat EWS yang terpasang saat ini dalam kondisi aktif dan siap memberikan peringatan dini apabila ada peningkatan debit air di lokasi pemasangan,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Enam unit EWS tersebut dipasang di sejumlah kawasan strategis. Dua unit berada di Desa Simo, Kecamatan Kwadungan, dan Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, sedangkan empat unit lainnya tersebar di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun.
“Wilayah tersebut merupakan daerah paling rendah dan paling rawan banjir di Kabupaten Ngawi, sehingga pemasangan EWS difokuskan di sana,” jelas Prila.
EWS dirancang untuk memberikan peringatan otomatis saat tinggi muka air mencapai batas tertentu. Sirine akan berbunyi sesuai tiga tingkatan status, waspada, siaga, dan awas yang dikendalikan langsung dari pusat komando BPBD.
Selain memastikan fungsi alat berjalan optimal, BPBD juga memberikan pelatihan kebencanaan bagi warga di sekitar lokasi pemasangan agar memahami arti setiap sinyal peringatan dan langkah evakuasi yang tepat.
“Langkah ini penting agar warga dapat segera melakukan evakuasi apabila sistem memberikan sinyal peringatan dini,” tambahnya.
Prila menegaskan, seluruh perangkat EWS dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu. Namun, ia berharap sistem tersebut tidak perlu diaktifkan.
“Harapan kami, alat ini tetap berfungsi baik, tetapi jangan sampai digunakan. Artinya, semoga tidak ada bencana yang datang,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




