Gunung Semeru Status Awas, Jalur Pendakian Ditutup Sementara
Rabu, 19 November 2025 | 19:36 WIB
Malang, Beritasatu.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi menutup seluruh aktivitas pendakian Gunung Semeru, termasuk jalur menuju Ranu Kumbolo, menyusul peningkatan status aktivitas vulkanik dari level II (Waspada) menjadi level IV (Awas) pada 19 November 2025 pukul 17.00 WIB.
Keputusan ini diambil setelah pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG) menetapkan rekomendasi radius bahaya sejauh 8 kilometer dari puncak serta sektoral hingga 20 kilometer ke arah selatan-tenggara.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penutupan dilakukan demi keselamatan seluruh pendaki dan masyarakat sekitar.
“Kegiatan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo) dinyatakan ditutup sejak pengumuman ini dikeluarkan sampai dinyatakan aman untuk kegiatan pendakian,” tulis Rudijanta dalam keterangan resmi, Rabu (19/11/2025).
Ia menegaskan, seluruh calon pendaki yang telah membeli tiket melalui sistem booking daring lewat laman bromotenggersemeru.id dapat melakukan reschedule.
“Opsi penjadwalan ulang akan kami buka. Adapun mekanisme reschedule akan disampaikan pada kesempatan berikutnya,” sambungnya.
Balai Besar TNBTS memperingatkan masyarakat terutama warga di sekitar lereng Semeru, untuk mematuhi rekomendasi PVMBG terkait zona bahaya. Termasuk larangan secara total beraktivitas di area yang berpotensi terkena aliran awan panas, guguran lava, maupun lontaran material vulkanik.
“Seluruh masyarakat dihimbau agar mematuhi rekomendasi zona bahaya dari PVMBG untuk keselamatan bersama,” tutup Rudijanta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




