ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Kamis, 18 Juni 2026 | 17:37 WIB
AK
IC
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: CAH
Gunung Semeru di Lumajang , Jawa Timur kembali erupsi dengan mengeluarkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak pada Kamis 18 Juni 2026.
Gunung Semeru di Lumajang , Jawa Timur kembali erupsi dengan mengeluarkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak pada Kamis 18 Juni 2026. (Beritasatu.com/Rifqi Danwanus)

Lumajang, Beritasatu.com - Gunung Semeru di Lumajang , Jawa Timur kembali erupsi dengan mengeluarkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak pada Kamis (18/6/2026) siang. Gunung ini tercatat sebagai gunung berapi paling aktif di Indonesia pada periode Januari hingga 18 Juni 2026, dengan total 1.291 kali letusan. 

Meski demikian, belum ada laporan dampaknatas aktivitas vulkanik tersebut. 

Detik-detik Gunung Semeru di Lumajang mengalami erupsi berupa letusan terekam CCTV milik relawan di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) selama enam jam terakhir mencatat, secara visual Gunung Semeru mengalami erupsi letusan sebanyak 13 kali  dengan ketinggian kolom abu mencapai 300 hingga 1.200 meter. 

ADVERTISEMENT

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih menunjukkan tingkat aktivitas yang tinggi. Bahkan, berdasarkan data resmi dari laman Magma Indonesia, Gunung Semeru menjadi gunung berapi paling aktif di Indonesia pada periode awal Januari hingga 18 Juni 2026 dengan jumlah letusan mencapai 1.291 kali.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta memperhatikan kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Semeru ini tipikal gunung api yang aktif sehingga seringkali mengalami erupsi. Terbaru erupsi tadi terjadi letusan setinggi 1.200 meter, tetapi belum ada laporan dampak," kata Kabid Kedaruratan dan Logostik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.

Hingga kini, status Gunung Semeru masih berada pada level III atau siaga. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Kami imbau masyarakat terutama para penambang di DAS Semeru untuk tetap waspada dan patuhi jarak aman sesuai rekomendasi PVMBG," tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Meluncur Sejauh 4,5 Km

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Meluncur Sejauh 4,5 Km

JAWA TIMUR
Operasi TNBTS di Semeru, 13 Pendaki Ilegal Berhasil Diamankan

Operasi TNBTS di Semeru, 13 Pendaki Ilegal Berhasil Diamankan

JAWA TIMUR
BPBD Lumajang Peringatkan Ancaman Awan Panas Gunung Semeru

BPBD Lumajang Peringatkan Ancaman Awan Panas Gunung Semeru

JAWA TIMUR
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada

JAWA TIMUR
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Waspadai Bahaya Susulan

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Waspadai Bahaya Susulan

JAWA TIMUR
Gunung Semeru Erupsi, Lontarkan Abu 1 Km Disertai Awan Panas Guguran

Gunung Semeru Erupsi, Lontarkan Abu 1 Km Disertai Awan Panas Guguran

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon