Semeru Awas: 178 Pendaki Ranu Kumbolo Aman, Evakuasi Ditunda
Kamis, 20 November 2025 | 06:54 WIB
Lumajang, Beritasatu.com — Sebanyak 178 pendaki Gunung Semeru dilaporkan berada di kawasan Ranu Kumbolo ketika erupsi besar terjadi pada Rabu (19/11/2025) sore. Seluruh pendaki dipastikan dalam kondisi selamat karena lokasi perkemahan berada di sisi utara gunung, jauh dari bukaan kawah dan jalur luncuran awan panas.
Menurut informasi yang dihimpun, posisi para pendaki relatif aman dari ancaman awan panas guguran maupun aliran lahar. Meski demikian, proses evakuasi baru dapat dilakukan pada Kamis (20/11/2025) pagi, mempertimbangkan kondisi jalur pendakian yang saat ini rawan longsor. Tim SAR memilih menunda evakuasi demi memastikan keselamatan tim penyelamat dan para pendaki.
Pada sisi lain, erupsi Gunung Semeru juga membuat ratusan warga di sektor selatan mengungsi ke sejumlah titik yang telah disiapkan pemerintah daerah. Warga dievakuasi untuk menghindari potensi awan panas susulan serta aliran lahar di sepanjang Besuk Kobokan.
Sementara itu, atas kondisi ini Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meminta masyarakat tetap tenang tetapi waspada, mengingat hingga saat ini status Gunung Semeru saat ini naik menjadi level IV (awas),
“Ada 178 pendaki di Ranu Kumbolo dan mereka tidak boleh bergerak dari sana. Dan apabila kondisi aman. Saya minta para pendaki bisa segera dievakuasi,” ujar Indah pada Kamis (20/11/2025).
Aktivitas gunung memang mulai menunjukkan penurunan usai erupsi besar tersebut, tetapi potensi letusan susulan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjauhi sektor tenggara, termasuk sepanjang Besuk Kobokan, serta mengikuti imbauan petugas di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




