Erupsi Semeru: Kemensos Siapkan Dapur Umum dan Santunan Korban
Jumat, 21 November 2025 | 09:51 WIB
Malang, Beritasatu.com - Pemerintah pusat memastikan penanganan darurat akibat erupsi Gunung Semeru dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, seluruh elemen pemerintah hingga relawan telah bergerak untuk membantu warga yang terdampak langsung aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Jawa itu.
Gus Ipul menjelaskan, sejak erupsi terjadi, Kementerian Sosial (Kemensos) mengerahkan dukungan logistik serta mengaktifkan berbagai layanan dasar di lokasi bencana. Bantuan yang dikirim mencakup dapur umum, perlengkapan pengungsian, hingga memenuhi kebutuhan mendesak warga.
“Kami sudah bekerja sama dengan gubernur, bupati. Kami kirim bantuan, logistik yang dibutuhkan, mulai penyelenggaraan dapur umum, tempat-tempat pengungsian, dan kebutuhan logistik,” ujar Gus Ipul seusai acara penandatanganan nota kesepakatan antara gubernur Jatim, BPS, dan bupati/wali kota se-Jawa Timur, Kamis (20/11/2025) malam.
Ia menegaskan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah berada di lokasi dan bersiaga untuk memperkuat distribusi bantuan melalui jalur provinsi dan kabupaten.
“Kami berkolaborasi. Insyaallah seluruh dukungan yang diperlukan dalam masa darurat ini akan kita cukupi. Tidak hanya Kemensos, tetapi juga instansi lain dan dari pihak swasta,” kata Saifullah.
Kemensos juga menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh lokasi terdampak terjangkau bantuan. Termasuk memastikan kebutuhan prioritas, seperti pangan, air bersih, dan perlindungan kelompok rentan dapat ditangani secara cepat.
Selain penanganan darurat, Kemensos telah menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak langsung. Gus Ipul menyampaikan, keluarga korban meninggal dunia akan menerima santunan, sementara korban luka-luka akan mendapatkan dukungan dalam proses pemulihan.
“Tentu, untuk korban wafat kami siapkan santunan untuk ahli waris. Untuk yang luka-luka juga kami bantu,” ujarnya.
Gus Ipul menambahkan, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi atas kerusakan pemukiman warga akan ditangani oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah masa tanggap darurat selesai. Pemerintah berharap proses pemulihan dapat dilakukan dengan cepat dan menyeluruh.
“Rumahnya (yang terdampak) nanti dibantu waktu rehabilitasi dan rekonstruksi. Itu nanti yang memimpin BNPB,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, pemerintah menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak erupsi Semeru terpenuhi, baik dalam masa tanggap darurat maupun fase pemulihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




