Wawancara Eksklusif Uya Kuya: Strategi Gaet Pendukung di Dapil "Neraka"
Minggu, 12 November 2023 | 12:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas terkenal Uya Kuya akhirnya mengikuti jejak artis lain untuk terjun ke politik. Sarjana lulusan Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia ini mantap terjun langsung menjadi calon legislatif (caleg) pusat setelah mendapatkan dukungan dari istrinya, Astrid Kuya.
Bernaung di Partai Amanat Nasional (PAN), pemilik nama lengkap Surya Utama ini mendaftar sebagai caleg untuk daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta 2. Dapil DKI Jakarta 2 mencakup wilayah kota Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri. Dapil ini disebut-sebut sebagai "Neraka" karena berisikan nama-nama yang sudah dikenal dalam dunia perpolitikan Tanah Air.
Lalu bagaimana strategi ayah dua anak ini dalam menggaet pendukungnya di tahun depan? Kepada Beritasatu.com melalui sambungan telepon Uya Kuya dengan mantap mengaku tidak akan menerapkan strategi serangan fajar.
"Gue enggak akan pakai serangan fajar, amplop-amplop kayak gitu. Orang udah tahu kok perjuangan gue apa selama beberapa tahun ini. Membantu para TKW yang punya masalah dengan hukum, membantu perempuan kena KDRT atau bercerai tetapi enggak bisa mendapatkan hak asuh," kata dia belum lama ini.
Dijelaskan lebih lanjut, meskipun belum mengetahui biaya yang akan dikeluarkan untuk kampanye, ia berkomitmen untuk tidak terlibat dalam praktik-praktik yang dapat merugikan demokrasi.
Pria berusia 48 tahun ini juga mengatakan bahwa pemilih di dapil DKI Jakarta 2 adalah orang-orang yang rasional dan realistis. Mereka bukan tipe orang yang akan dipengaruhi oleh uang semata. Uya Kuya percaya bahwa masyarakat telah melihat dan menghargai perjuangannya selama lebih dari satu tahun, termasuk dukungannya terhadap penegakan hukum, bantuan kepada orang-orang yang tertindas, dan advokasi untuk korban penipuan.
"Orang di dapil ini, apalagi luar negeri pasti tidak tertarik dengan serangan fajar, mereka pasti melihat perjuangan gue beberapa tahun terakhir ini apa. Gue bantu memulangkan TKW-TKW yang terlantar, mengadvokasi orang yang kena tipu dan sebagainya," tambah Uya Kuya.
Uya Kuya menyatakan kesiapannya untuk terus bersuara demi rakyat, bahkan jika itu berarti harus menerima risiko untuk dibenci. Meskipun telah mendapat kritik dan pertentangan dari beberapa pihak, ia yakin bahwa perjuangannya akan dihargai oleh partai dan masyarakat.
Dengan langkah ini, Uya Kuya menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui jalur politik. Pileg 2024 di DKI Jakarta 2 diprediksi akan menjadi pertarungan sengit antara politisi berpengalaman dan figur publik yang baru merambah dunia politik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




