ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rieke Diah Pitaloka Minta Publik Kawal Kasus Bocah Dianiaya Ibu Tiri

Jumat, 27 Februari 2026 | 16:20 WIB
SY
JS
Penulis: Steveman Ganda Yanto | Editor: JJS
Rieke Diah Pitaloka.
Rieke Diah Pitaloka. (Beritasatu.com/Steveman Ganda Yanto)

Jakarta, Beritasatu.com - Selebritas sekaligus anggota DPR Rieke Diah Pitaloka meminta publik turut mengawal kasus kematian NS (13) yang diduga tewas di tangan ibu tirinya di Sukabumi, Jawa Barat.

Permintaan tersebut disampaikan Rieke saat mendampingi ibu kandung NS mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ia menduga, dalam kasus ini tidak hanya Teni Ridha Shi yang menjadi tersangka, tetapi ada kemungkinan pelaku lain yang turut terlibat.

ADVERTISEMENT

Rieke Diah Pitaloka juga mengungkapkan, dirinya menerima informasi bahwa ibu kandung NS, Lisna, semasa masih menikah dengan Anwar Satibi, kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Kita tidak terjebak untuk mengerucut ke satu pelaku. Ibu kandung Nizam (Lisna) sebetulnya juga merupakan korban KDRT saat masih berumah tangga dengan ayahanda almarhum Nizam. Saya tegaskan, terhadap indikasi kuat pelaku KDRT tersebut, Anda tidak perlu mengancam secara terbuka kepada ibu kandung NS dan melarang korban untuk berbicara,” ujar Rieke Diah Pitaloka kepada wartawan di LPSK, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, larangan atau ancaman terhadap ibu korban agar tidak berbicara terkait dugaan KDRT sudah memenuhi unsur pidana dan dapat diproses secara hukum.

“Pengancaman terbuka ketika ibu kandung korban berbicara, itu saja sudah memenuhi pasal dan dapat dikenakan KUHP. Saya yakin aparat penegak hukum tidak tinggal diam dan akan mengungkap fakta serta kebenaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Lisnawati, ibu kandung NS, mendatangi LPSK di Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (27/2/2026) untuk mengajukan permohonan perlindungan.

Langkah tersebut diambil setelah ia mengaku menerima teror dari nomor telepon misterius dalam beberapa hari terakhir.

NS merupakan remaja berusia 13 tahun yang diduga meninggal dunia setelah mengalami penyiksaan oleh ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47), di Sukabumi, Jawa Barat.

Sebelum meninggal, NS diduga disiksa dengan cara dicekoki air panas hingga mengalami pembengkakan pada sejumlah organ tubuhnya.

Dalam kasus ini, Rieke Diah Pitaloka menegaskan pentingnya pengawalan publik agar proses hukum berjalan transparan dan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rieke Usul Bali Jadi Pilot Project Sistem Imigrasi Terintegrasi

Rieke Usul Bali Jadi Pilot Project Sistem Imigrasi Terintegrasi

NASIONAL
Rieke Diah Bantu Nikita Mirzani Laporkan Hakim MA ke Komisi Yudisial

Rieke Diah Bantu Nikita Mirzani Laporkan Hakim MA ke Komisi Yudisial

LIFESTYLE
Kasus ART Tewas di Benhil, Rieke Desak Perda Segera Disahkan

Kasus ART Tewas di Benhil, Rieke Desak Perda Segera Disahkan

NASIONAL
Rieke Diah Pitaloka Sebut Nikita Mirzani Sedang Diinfus

Rieke Diah Pitaloka Sebut Nikita Mirzani Sedang Diinfus

LIFESTYLE
Rieke Unggah Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Rieke Unggah Foto Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

NASIONAL
Rieke Minta Polisi Usut Otak Pembunuhan Aktivis Buruh Ermanto Usman

Rieke Minta Polisi Usut Otak Pembunuhan Aktivis Buruh Ermanto Usman

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon