Wajah Angelina Jolie Tak Dikenali, Netizen Heboh Bahas Teori Kloning
Minggu, 5 April 2026 | 09:13 WIB
Shanghai, Beritasatu.com – Penampilan aktris pemenang Oscar, Angelina Jolie, di ajang Shanghai Fashion Week memicu gelombang spekulasi liar di media sosial. Sang aktris dituding "tidak dikenali" hingga muncul teori konspirasi tak berdasar yang menyebut dirinya telah digantikan oleh klon atau pemeran pengganti.
Jolie menghadiri acara Tom Ford di Shanghai dengan gaun putih anggun, lipstik merah menyala, dan gaya rambut yang lebih lembut. Perubahan citra dari gaya khasnya yang biasanya tegas dan gelap inilah yang memicu kecurigaan netizen di platform X dan TikTok.
Narasi konspirasi ini berkembang cepat setelah potongan video dan foto dengan sudut kamera yang tidak biasa beredar luas. Beberapa pengguna media sosial bahkan menganalisis fitur wajah Jolie bingkai demi bingkai untuk mendukung klaim "kloning" tersebut.
Namun, para ahli media visual memberikan penjelasan yang jauh lebih masuk akal terkait fenomena ini. Perubahan pencahayaan, teknik riasan wajah, serta penggunaan kamera definisi tinggi dapat mendistorsi persepsi visual secara signifikan, terutama pada konten media sosial yang terkompresi.
"Pencahayaan dan pemilihan warna rambut yang lebih terang secara dramatis dapat mengubah fitur wajah seseorang di kamera," ungkap pengamat media visual.
Faktor kelelahan perjalanan (jet lag) serta proses penuaan alami juga menjadi alasan kuat di balik perubahan penampilan fisik sang bintang.
Hingga saat ini, pihak Angelina Jolie belum memberikan komentar resmi terkait klaim aneh tersebut. Tidak ada bukti kredibel yang mendukung teori konspirasi klon yang beredar di internet.
Kasus ini menjadi pengingat tajam tentang betapa cepatnya wacana daring beralih dari pengamatan rutin menjadi misteri viral di era digital. Kecepatan skala media sosial sering kali lebih mengedepankan spekulasi dibandingkan fakta objektif di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




