Danone-Aqua Dukung PBNU Gagas Film Pendek Pejuang Lingkungan
Jumat, 21 Mei 2021 | 12:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) menggagas sebuah film pendek yang mengisahkan perjuangan seorang nenek dan cucunya untuk menyelamatkan daerah mereka dari ancaman krisis air akibat kerusakan lingkungan.
Film ini juga mengajak untuk mengelola dan memanfaatkan sampah botol plastik bekas untuk kebutuhan sehari hari termasuk menjadi pot media tanam di halaman rumah.
Danone-Aqua ikut mendukung film edukasi lingkungan berjudul "Nenek Bromo Tengger" hasil karya Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Imam Pituduh (Gus Imam).
"Gagasannya sebenarnya dari film ini yang pertama terhadap krisis ekologi. Kita melihat dunia ini mengalami ancaman krisis terutama krisis air, di mana pada 2025-2030 dunia akan mengalami krisis air. Kedua adalah krisis ancaman bencana ekologi di Pulau Jawa, terutama di nusantara kita secara umum itu sudah luar biasa. Nah, dari dua landasan itulah kita kemudian ingin begaimana mewujudkan sustainable livelihood dan penopang kehidupan itu," ujar Gus Imam, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (21/5/2021).
Gus Imam mengatakan, NU Channel bekerjasama dengan Danone-Aqua. "Kerja sama dengan Aqua itu karena mereka misinya sama dengan kita dalam upaya penyelamatan lingkungan. Khususnya di Bromo, itu kan ada juga program konservasi air mereka di sana," tukasnya.
Menurut Gus Imam, selain di NU Channel, film ini akan disebarkan di satelit dan jaringan-jaringan PBNU dalam upaya untuk mengedukasi. Menurutnya, penyebaran film ini akan dilakukan melalui metode omni channel, yaitu offline dan online channel.
"Untuk yang online itu melalui jaringan seluruh sosial media dan perangkat satelit dan TV kita. Di luar itu, kita go to market atau GTM , kita edukasi teman-teman anak sekolah dan pesantren kita. Jadi, kita edukasi melalui jejaring yang ada di internal kita. Kita juga sebarkan film ini sampai ke kedutaan-kedutaan seluruh dunia. Karena, message-nya ini bukan hanya untuk Indonesia saja tapi untuk dunia juga," tegasnya.
Sementara, Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan dukungan terhadap pembuatan film edukasi ini karena Danone memiliki semangat One Planet One Health yang seirama dengan tema film tersebut.
"Kami percaya, kesehatan manusia berkaitan erat dengan kesehatan planet kita, jadi kampanye dan edukasi untuk menjaga kesehatan planet harus mendapat dukungan dari semua pihak," kata Arif Mujahidin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




