ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Siloam Hospitals Balikpapan Beri Edukasi Cegah Luka Diabetes

Senin, 17 Oktober 2022 | 18:12 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Persatuan Diabetes Cabang Balikpapan bersama Siloam Hospitals mengadakan kegiatan sehat pada Minggu 16 Oktober 2022.
Persatuan Diabetes Cabang Balikpapan bersama Siloam Hospitals mengadakan kegiatan sehat pada Minggu 16 Oktober 2022. (Handout)

"Gula digunakan tubuh untuk diolah menjadi energi, pengolahan gula darah memerlukan insulin yang cukup untuk menghasilkan energi yang adekuat. Pola hidup dan konsumsi gula berlebih ditambah dengan faktor resiko tersebut dapat menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah, sehingga kadar insulin tidak mencukupi untuk bisa mengolah gula menjadi energi, sehingga memaksa pankreas sebagai sumber insulin bekerja lebih keras," papar Arie.

Apabila kondisi ini berlangsung lama, pada kondisi tertentu pankreas akan mengalami kondisi "kelelahan". Akibatnya insulin tidak bekerja maksimal dan masih banyak gula yang tidak terserap. Selain dapat berdampak pada komplikasi organ dalam tubuh, pengidap Diabetes harus mewaspadai timbulnya luka terbuka pada kulit, khususnya luka di kaki," imbuhnya.

Dikatakan Arie Wibisono, Ulkus diabetikum adalah luka terbuka mirip borok yang muncul di bagian bawah kaki penderita diabetes yang tidak terkontrol. Apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat, luka diabetes di kaki dapat terjadi infeksi dan mengalami komplikasi sampai parahnya harus dilakukan amputasi.

Baca Juga: Pengguna Layanan MySiloam dan Homecare SILO Semakin Meningkat

ADVERTISEMENT

Kabar baiknya, luka diabet masih bisa dicegah dan disembuhkan tergantung derajat lukanya. Dengan perawatan luka yang adekuat disertai dengan kontrol gula darah rutin dan pola hidup sehat dapat membuat luka diabet sembuh secara normal.

Menurut Dokter Arie yang merupakan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik ini, penanganan luka diabetes secara optimal dapat dilakukan melalui Konsultasi dengan dokter, yang salah satunya akan menjelaskan derajat luka diabetes dan penanganannya.

Secara umum, timbulnya luka pada kaki penderita diabetes disebabkan karena kedua kaki kerap dipakai beraktifitas/bergerak. Gangguan fungsi akibat rusaknya syaraf tepi pada penderita diabetes menyebabkan penurunan hingga hilangnya sensasi nyeri pada kaki, sehingga bila terbentuk luka di kaki akan berpotensi terjadi infeksi dan semakin memberat.

"Yang harus kita pahami, dasar penanganan secara sederhana dari pasien luka diabetik yaitu membersihkan luka kemudian dikeringkan dan dilembabkan, termasuk rutin merawat dan membersihkan kuku pun memakai alas kaki dimanapun dengan bahan kaos kaki dan pakaian yang tidak sempit atau ketat", ungkap Arie Wibisono di hadapan 100 peserta edukasi.

Baca Juga: Peringati Hari Jantung, Siloam Hospital Gelar Edukasi

Adapun sesuai anjuran dokter, tutup luka dengan perban, kontrol kadar gula, sekaligus rutin memperhatikan jika terjadi tanda timbulnya infeksi segera periksakan ke dokter.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Akuisisi hingga Ekspansi Jadi Upaya Siloam Perkuat Layanan Kesehatan

Akuisisi hingga Ekspansi Jadi Upaya Siloam Perkuat Layanan Kesehatan

EKONOMI
3.304 Wanita Ikut USG Kanker Payudara Gratis, Siloam Raih Rekor Muri

3.304 Wanita Ikut USG Kanker Payudara Gratis, Siloam Raih Rekor Muri

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon