ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dirut RSPP: Korban Kebakaran Depo Pertamina Alami Luka Bakar hingga 95%

Sabtu, 4 Maret 2023 | 18:00 WIB
AV
FH
Penulis: Agnes Valentina | Editor: FER
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Theryoto, saat memberikan penjelasan tentang kondisi pasien korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sabtu, 4 Maret 2023.
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Theryoto, saat memberikan penjelasan tentang kondisi pasien korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sabtu, 4 Maret 2023. (B Universe Photo/Agnes Valentina)

Jakarta, Beritsatu.com - Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Theryoto mengatakan, 25 pasien korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, rata-rata mengalami luka bakar hingga 95 persen.

"Korban mengalami luka bakar 70 persen sampai dengan 95 persen," ungkap Dirut RSPP, Theryoto kepada wartawan, Sabtu (4/3/2023).

Theryoto mengatakan, kondisi pasien yang datang ke RSPP dalam kondisi luka bakar yang cukup berat. Seluruh dokter RSPP terus melakukan pelayanan semaksimal mungkin mulai dari tindakan operasi untuk membuat jalan pernapasan bagi korban luka bakar, hingga memasang ventilator.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, pasien yang tengah menjalani perawatan bisa sembuh, tetapi kembali lagi itu tergantung dari kekuatan tubuh dari pasien sendiri. Jika tubuhnya kuat dengan luka yang diderita, pasien membutuhkan waktu selama 3-6 bulan untuk penyembuhan.

"Bisa (sembuh) minimal 3-6 bulan, (bisa normal) nanti kami lihat perkembangan tergantung daya tahan tubuh si pasien, dan kami lihat perkembangan penyakitnya," tuturnya.

Terkait korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Theryoto mengatakan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin.

"Kebetulan ada satu pasien perempuan yang tadi itu karena luka bakar yang cukup luas ya, hampir mendekati 100 persen dan tidak tertolong," jelasnya.

"Jadi saat ini yang masih dirawat di kami, di ICU kami itu ada sekitar 12 pasien dan di ruang biasa untuk unit kami itu ada 13 pasien mungkin ini yang bisa kami laporkan," jelasnya.

Theryoto menambahkan, pihaknya menangani total 26 pasien korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Rinciannya, 23 pasien adalah orang dewasa sedangkan anak-anak ada tiga orang.

"Dari 26 ini kami kategorikan ada dua kelompok, yaitu kelompok yang butuh ICU dan kelompok yang tidak butuh ICU. Dari kelompok yang tidak butuh ICU itu ada sekitar 13 pasien, dan yang butuh ICU juga 13 pasien," jelas Theryoto.

Dia menyatakan, 13 pasien dikategorikan butuh ICU karena memerlukan alat bantu kesehatan. Mulai dari ventilator atau operasi untuk membuat jalan nafasnya kembali normal.

"Jadi saat ini yang masih dirawat di kami di ICU ada 12 pasien dan di ruang biasa di unit kami itu ada 13 pasien. Mungkin ini yang bisa kami laporkan," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Orang Tewas Kebakaran di Grogol Jakbar, Damkar: Mereka Terjebak Asap

5 Orang Tewas Kebakaran di Grogol Jakbar, Damkar: Mereka Terjebak Asap

JAKARTA
5 Orang Tewas Kebakaran di Tanjung Duren, Proses Evakuasinya Dramatis

5 Orang Tewas Kebakaran di Tanjung Duren, Proses Evakuasinya Dramatis

JAKARTA
Kronologi Kebakaran Maut di Mojokerto yang Tewaskan 1 Warga

Kronologi Kebakaran Maut di Mojokerto yang Tewaskan 1 Warga

JAWA TIMUR
Kebakaran Pabrik Otomotif Korsel Tewaskan 10 Orang

Kebakaran Pabrik Otomotif Korsel Tewaskan 10 Orang

INTERNASIONAL
Kisah Pilu Korban Taman Sari Lihat Uang Tabungan Anak Meleleh

Kisah Pilu Korban Taman Sari Lihat Uang Tabungan Anak Meleleh

JAKARTA
Balita Tewas Terpanggang Saat Kebakaran Rumah di Berau

Balita Tewas Terpanggang Saat Kebakaran Rumah di Berau

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon