ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apdesi: Jangan Pilih Partai yang Tak Mendukung 10 Persen APBN untuk Dana Desa

Minggu, 19 Maret 2023 | 12:04 WIB
CF
R
Penulis: Chairul Fikri | Editor: RZL
Peringatan HUT ke-9 Undang-Undang Desa, Parkir Timur Senayan Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu, 19 Maret 2023.
Peringatan HUT ke-9 Undang-Undang Desa, Parkir Timur Senayan Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu, 19 Maret 2023. (Chairul Fikri/Beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Surta Wijaya mengancam akan meminta para perangkat desa dan kepala desa di seluruh Indonesia untuk tidak memilih partai di pemilu 2024 yang tidak mendukung peningkatan alokasi dana desa sebesar 10 persen dari APBN.

Hal itu diungkapkan Surta saat ditemui di peringatan HUT Undang-Undang Desa di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (19/3/2023).

"Kami sudah meminta seluruh perangkat desa dan kepala desa untuk tidak memilih partai-partai yang tidak mendukung langkah kami untuk mendorong pemerintah meningkatkan alokasi dana desa sebesar 10 persen dari APBN," ungkap Surta.

ADVERTISEMENT

Surta menjelaskan bahwa alokasi 10 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dana desa sebagai harga mati. Terlebih dirinya menilai desa lebih dulu hadir sebelum adanya Pemerintah Indonesia saat ini. Hingga wajar bila desa ingin maju seperti kota.

"Yang pasti kita akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah baik itu di tingkat legislatif maupun eksekutif, agar usulan ini bisa diterima dan direalisasikan," terangnya.

Surta juga menyatakan siap mengawal anggotanya untuk bisa memanfaatkan dana desa yang mereka terima untuk kemakmuran dan kesejahteraan warganya.

"Kalau ada kepala desa yang curang dan melakukan korupsi atas dana desa yang mereka terima, maka kami dukung dan malah mengharuskan aparat penegak hukum untuk menindak dan mengambil langkah hukum kepada mereka-mereka yang curang itu," katanya.

"Saya juga meminta warga desa di seluruh Indonesia untuk mengawasi perangkat desanya untuk memperkecil kemungkinan penyelewengan. Kalau ada laporkan," tegasnya.

Meski demikian, Surta meyakini para kepala desa dan perangkat desa masih punya nurani untuk mensejahterakan rakyatnya dari dana desa yang mereka terima.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aplikasi Pengawas Dana Desa dan MBG Segera Diluncurkan!

Aplikasi Pengawas Dana Desa dan MBG Segera Diluncurkan!

NASIONAL
Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

Isu Politik-Hukum Terkini: Jangan Kriminalisasi Kepala Desa!

NASIONAL
Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Desa di Lamongan Nyaris Diamuk Massa

Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Desa di Lamongan Nyaris Diamuk Massa

JAWA TIMUR
Amsal Sitepu Sebut Jasanya Sudah Murah, Ungkap 2 Desa Tak Bayar

Amsal Sitepu Sebut Jasanya Sudah Murah, Ungkap 2 Desa Tak Bayar

NASIONAL
Pentingnya Peran Koperasi di Tengah Gelombang PHK Massal

Pentingnya Peran Koperasi di Tengah Gelombang PHK Massal

EKONOMI
Dana Desa 58 Persen untuk Kopdes Merah Putih, DPR Soroti Risiko APBN

Dana Desa 58 Persen untuk Kopdes Merah Putih, DPR Soroti Risiko APBN

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon