ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tak Ditahan, Karyawan Ancol yang Rekam Wanita di Kamar Mandi Dibina Polisi

Jumat, 14 April 2023 | 06:00 WIB
A
R
Penulis: Antara | Editor: RZL
Wahana air Taman Impian Jaya Ancol Atlantis Water Adventure. 
Wahana air Taman Impian Jaya Ancol Atlantis Water Adventure.  (ANTARA/ HO-Humas Taman Impian Jaya Ancol)

Menurut Iver, saat ini Dinsos sudah cukup bekerja dengan kewenangannya melakukan pembimbingan sosial yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kedinasannya sehingga SA bisa dikembalikan lagi ke Markas Polres Metro Jakarta Utara untuk langkah hukum selanjutnya.

"Saat ini yang bersangkutan atau terlapor berada di Satreskrim. Pemeriksaan terus berkelanjutan untuk menyimpulkan bukti-bukti secara maksimal dalam rangka menentukan langkah-langkah hukum selanjutnya," kata Iver.

Iver menjamin petugas akan terus mendalami keterangan pelaku dan mengkonfirmasi bukti yang disita dari telepon genggam yang saat ini dalam pemeriksaan secara digital forensik. Termasuk melakukan pemeriksaan secara konfrontasi dengan saksi yang lain dari pihak-pihak terkait dengan keberadaan pelaku di tempat kejadian.

ADVERTISEMENT

Mengenai pelaku memiliki gambar lain akan terungkap setelah pemeriksaan barang bukti secara digital forensik ini.

Jadi selain memastikan ada tidaknya di dalam telepon genggam pelaku yang merekam aktivitas korban di tempat kejadian, sekaligus membuktikan apakah ada peristiwa pidana lain yang dilanggar oleh terlapor, juga akan sangat penting kemungkinan adanya korban lain yang mungkin mengalami perlakuan yang sama oleh terlapor yang sama.

Mengenai terlapor, Iver mengatakan sampai hari ini pihaknya baru mendapat data dan informasi bahwa dia bekerja sebagai salah satu tenant tempat makan di Atlantis yang berada tidak jauh dari area kolam renang. Terlapor juga tinggal di Jakarta.

Terlapor sudah bekerja hampir setahun di tempat itu sebagai karyawan yang membantu pelayanan tempat makan tersebut.

Melihat situasi TKP peristiwa pelecehan seksual di area Atlantis, Ancol, Jakarta Utara, Iver mengimbau pihak manajemen pengelola kawasan tersebut untuk memisahkan ruang ganti wanita dengan ruang ganti pria.

Kemudian dapat menempatkan karyawan pada titik atau tempat tertentu untuk selalu dapat memantau dan memonitor aktivitas di tempat publik yang dapat saja dimanfaatkan oleh pelaku.

"Jadi pemisahan tempat bilas atau ruang ganti wanita dan pria ini kami sarankan dipisah untuk mencegah dan memperkecil niat pelaku kejahatan di tempat yang dapat dikunjungi oleh publik seperti yang terjadi di kawasan atau area kolam renang Atlantis, Ancol, Jakarta Utara," tandas Iver.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dirut Ancol Winarto Mundur, Perseroan Pastikan Operasional Aman

Dirut Ancol Winarto Mundur, Perseroan Pastikan Operasional Aman

EKONOMI
Wisatawan Melonjak, Kapolda Turun Langsung ke Ancol

Wisatawan Melonjak, Kapolda Turun Langsung ke Ancol

JAKARTA
Ancol Diserbu 50.000 Wisatawan pada H+2 Lebaran

Ancol Diserbu 50.000 Wisatawan pada H+2 Lebaran

JAKARTA
Wisatawan Pilih Ancol untuk Libur Lebaran, Ini Alasannya

Wisatawan Pilih Ancol untuk Libur Lebaran, Ini Alasannya

JAKARTA
Hari Pertama Lebaran, Pantai Ancol Dipadati 18.000 Pengunjung

Hari Pertama Lebaran, Pantai Ancol Dipadati 18.000 Pengunjung

JAKARTA
Kabar Gembira! Ancol Gratiskan Pengunjung Selama Ramadan

Kabar Gembira! Ancol Gratiskan Pengunjung Selama Ramadan

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon