Tradisi Jelang Waisak, Rupang dan Altar Wihara Dibersihkan
Sabtu, 3 Juni 2023 | 08:34 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com – Rupang dan altar wihara selalu dibersihkan menjelang Hari Raya Waisak. Seperti yang dilakukan oleh pengurus dan biksu Vihara Avalokitesvara, Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Di wihara, mereka membersihkan rupang dan altar dari debu dan kotoran secara bertahap, Kamis (1/6/2023).
Ritual tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan rangkaian jelang memperingati Hari Raya Waisak 2567 tahun 2023 Masehi yang jatuh pada 4 Juni besok.
Selain itu, rangkaian kegiatan perayaan Waisak yang sudah dilaksanakan di Vihara Avalokitesvara, adalah pemandian rupang bayi Buddhisata atau calon Buddha. Tujuannya yakni umat Buddha untuk refleksi, membersihkan kekotoran batin dalam dirinya.
Menurut Sekretaris Wilayah Sangga Agung Indonesia Provinsi Banten sekaligus Pembina Vihara Avalokitesvara, Badra Natatera, beragam rangkaian ritual menyambut perayaan Waisak sudah dipersiapkan hingga puncak kegiatan.
"Seperti biasa dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan Waisak biasanya diawali dengan kegiatan Evo, Evo itu merupakan upacara permandian rupang bayi Buddha Sidharta Gautama atau bayi Buddha menjadi umat," katanya.
"Itu sebagai wujud refleksi dalam diri bagaimana umat Buddha bersama-sama membersihkan kekotoran batin di dalam dirinya, selain itu juga biasanya kegiatan Waisak diawali dengan kegiatan yang namanya pindapata, pindapata adalah tradisi yang diwariskan oleh sang Buddha biasanya para bigo untuk mencari dana makanan," ujarnya.
Untuk tema Hari Raya Waisak 2023, umat Buddha di Vihara Avalokitesvara mengusung harmonis masyarakatnya damai negaranya, guna menjaga toleransi dari keragaman antarumat beragama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




