ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Polisi Tembak Polisi di Cikeas, Penyidik Analisis CCTV di Sekitar TKP

Kamis, 27 Juli 2023 | 11:18 WIB
SW
R
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: RZL
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polres Bogor, Jawa Barat saat ini tengah menganalisis CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa polisi tembak polisi yang menewaskan Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage atau Bripda IDF.

"Saat ini penyidik Polres Bogor juga Paminal Polda sedang mendalami, mengembangkan, dan menganalisis termasuk menganalisa mengumpulkan bukti-bukti termasuk analisa CCTV di lokasi atau TKP," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Kamis (27/7/2023).

Bripda IDF diduga ditembak oleh rekan polisinya di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/7/2023). Dikatakan Ramadhan, nantinya kronologi terkait peristiwa itu akan disampaikan oleh Kapolres Bogor. Sebab, locus delicti atau tempat terjadinya tindak pidana berada di wilayah hukum Polres Bogor.

ADVERTISEMENT

Polri juga menyebut penyebab terjadinya peristiwa polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/7/2023) karena kelalaian anggota.

Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023.
Jenazah Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) dimakamkan di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu 26 Juli 2023 dengan upacara militer. Bripda Ignatius merupakan korban polisi tembak polisi di Rusun Polri Cikeas, Bogor, Minggu, 23 Juli 2023.

"Mereka anggota Densus 88, yang terjadi adalah kelalaian anggota pada saat mengeluarkan senjata dari tas kemudian meletus dan mengenai rekannya yang berada di depannya," kata Juru Bicara Densus 88, Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Kamis (27/7/2023).

Menurut Aswin, saat ini kasus tersebut tengah ditangani bersama Densus 88 dan Polres Bogor. Nantinya akan disampaikan perkembangannya.

"Nanti penyidik polres dan densus akan meng-update perkembangannya," ucapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

Pelaku Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Dihukum Seumur Hidup

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon